BMKG Sampaikan Wilayah Ini yang Paling Berpotensi Terdampak Fenomena La Nina

Sabtu, 14 November 2020 - 15:06 WIB
Lalu apa saja bencana hidrometeorologi ini? “Banjir, banjir bandang, longsor itu kalau di musim hujan. Kalau di periode peralihan ada puting beliung. Dan kalau di musim kemarau ada kekeringan dan karhutla. Jadi yang perlu kita waspadai adalah banjir bandang, banjir dan longsor. Ini yang perlu kita antisipasi,” papar Fachri.

Nah, kata Fachri, wilayah Indonesia mana yang berpotensi terdampak? “Hampir di seluruh wilayah Indonesia punya potensi yang sama. Tingkat potensi risikonya juga hampir sama. Namun, kalau kita terjemahkan lagi dalam skala yang lebih detail itu akan ketahuan titik dimana yang rawan,” katanya.

Fachri mengatakan bahwa pemerintah daerah melalui BPBD telah mempunyai peta titik-titik rawan. “Badan geologi juga sudah punya titik pergerakan tanah. Jadi kalau secara umum semua hampir punya potensi yang sama.” (Baca juga: BMKG: Tidak Benar Gelombang Panas Sedang Terjadi di Indonesia)

Namun, tambah Fachri, ada beberapa wilayah di Indonesia yang paling berpotensi terdampak La Nina. “Kalau dari konteks La Nina dampak dari La Nina itu cukup signifikan di Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Tapi, bukan berarti cuaca di Sumatera akan baik-baik saja, tidak. Karena Sumatera juga sudah musim hujan juga. Itu yang perlu kita waspadai juga,” tegasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!