Wapres Ma'ruf Amin Tunggu Laporan MUI Terkait Kehalalan Vaksin Covid-19
Jum'at, 06 November 2020 - 18:36 WIB
Wakil Presiden RI KH Maruf Amin belum menerima laporan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait kehalalan vaksin Covid-19. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin belum menerima laporan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait kehalalan vaksin Covid-19. Kiai Ma’ruf mengaku masih menunggu laporan. Sebelumnya, tim dari MUI bersama pemerintah berkunjung ke Cina untuk memastikan proses pembuatan vaksin.
"Kalau soal kehalalan vaksin sampai sekarang belum, ya karena MUI belum melaporkan," ujar Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi melalui konferensi video, Jumat (6/11/2020). (Baca juga: Ini Tiga Syarat MUI Untuk Sertifikasi Halal Vaksin Covid-19)
Masduki menuturkan, belum dilaporkannya hasil penelitian kehalalan vaksin Covid-19 karena MUI sangat berhati-hati. Sehingga, sampai saat ini MUI masih terus bekerja untuk memastikan hal tersebut. "Saya kira MUI akan sangat berhati-hati untuk urusan vaksin sampe betul-betul fix, baru kemudian akan dilaporkan kepada Wapres," jelasnya. (Baca juga: Informasi soal Vaksin Berubah-ubah, Politikus Gerindra: Kita Butuh Kepastian dari Kemenkes)
Kata Masduki, kehati-hatian untuk memastikan vaksin ini sangat diperlukan karena barang tersebut akan diberikan ke masyarakat. Untuk itu, Kiai Ma'ruf masih menunggu hasil verifikasi kehalalan yang dilakukan MUI itu. "Sampai sekarang Wapres juga sedang nunggu, karena yang minta (MUI) untuk segera berangkat (ke Cina) itu Wapres," ungkapnya.
"Kalau soal kehalalan vaksin sampai sekarang belum, ya karena MUI belum melaporkan," ujar Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi melalui konferensi video, Jumat (6/11/2020). (Baca juga: Ini Tiga Syarat MUI Untuk Sertifikasi Halal Vaksin Covid-19)
Masduki menuturkan, belum dilaporkannya hasil penelitian kehalalan vaksin Covid-19 karena MUI sangat berhati-hati. Sehingga, sampai saat ini MUI masih terus bekerja untuk memastikan hal tersebut. "Saya kira MUI akan sangat berhati-hati untuk urusan vaksin sampe betul-betul fix, baru kemudian akan dilaporkan kepada Wapres," jelasnya. (Baca juga: Informasi soal Vaksin Berubah-ubah, Politikus Gerindra: Kita Butuh Kepastian dari Kemenkes)
Kata Masduki, kehati-hatian untuk memastikan vaksin ini sangat diperlukan karena barang tersebut akan diberikan ke masyarakat. Untuk itu, Kiai Ma'ruf masih menunggu hasil verifikasi kehalalan yang dilakukan MUI itu. "Sampai sekarang Wapres juga sedang nunggu, karena yang minta (MUI) untuk segera berangkat (ke Cina) itu Wapres," ungkapnya.
Lihat Juga :