Bara JP Berharap Kesalahan Administrasi Omnibus Law Tidak Jadi Polemik Berkepanjangan
Kamis, 05 November 2020 - 13:24 WIB
Sehingga, lanjut Viktor, masyarakat sebaiknya tidak larut hanya mempersoalkan hal administasi yang tidak mengganggu substansi UU tersebut. Ke depan yang harus lebih diperhatikan adalah mengharapkan pemerintah mengevaluasi jajarannya ataupun berbenah total sehingga kesalahan yang sama tidak terjadi.
Ia meminta semua pihak untuk mencari solusi terbaik dari adanya kesalahan tersebut, bukan saling menyalahkan.
"Yang kita harapkan janganlah berpolemik terlalu panjang pada soal kesalahan ini, karena kita masih harus menyisihkan tenaga dan pikiran untuk menghadapi pandemi dan ekonomi yamg jauh lebih berat, lebih rumit," tuturnya. (Baca juga: Typo UU Ciptaker Human Error, Kemensetneg Beri Sanksi Disiplin ke Pejabatnya)
Seperti diketahui, Omnibus Law UU Cipta Kerja kembali ramai diperdebatkan karena muncul persoalan salah ketik. Ditemukan ada beberapa pasal yang masih belum sempurna dalam pengetikan UU tersebut walau telah diteken Presiden Jokowi.
Ia meminta semua pihak untuk mencari solusi terbaik dari adanya kesalahan tersebut, bukan saling menyalahkan.
"Yang kita harapkan janganlah berpolemik terlalu panjang pada soal kesalahan ini, karena kita masih harus menyisihkan tenaga dan pikiran untuk menghadapi pandemi dan ekonomi yamg jauh lebih berat, lebih rumit," tuturnya. (Baca juga: Typo UU Ciptaker Human Error, Kemensetneg Beri Sanksi Disiplin ke Pejabatnya)
Seperti diketahui, Omnibus Law UU Cipta Kerja kembali ramai diperdebatkan karena muncul persoalan salah ketik. Ditemukan ada beberapa pasal yang masih belum sempurna dalam pengetikan UU tersebut walau telah diteken Presiden Jokowi.
(poe)
Lihat Juga :