Jika Biden Terpilih, Ini Harapan DPR Terkait Hubungan RI-AS
Kamis, 05 November 2020 - 12:12 WIB
Capres dari Partai Demokrat AS dan mantan Wakil Presiden Joe Biden didampingi istrinya Jill menyampaikan pidato di depan pendukungnya di Wilmington, Delaware, Rabu 4 November 2020. REUTERS/Brian Snyder
JAKARTA - Proses penghitungan suara Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) masih berlangsung hingga sekarang. Hingga pukul 11.32 WIB, perolehan suara electoral college sementara, dikutip dari AP, calon presiden (capres) yang diusung Partai Demokrat, Joe Biden masih unggul dengan perolehan 264 suara sementara capres incumbent dari Partai Republik, Donald Trump memperoleh 214 suara.
Dibutuhkan minimal 270 suara untuk memenangkan pertarungan. Hingga kini masih ada sejumlah negara bagian yang belum menyelesaikan proses penghitungan suara.
Anggota Komisi I DPR Abdul Kadir Karding mengatakan, melihat perkembangan pilpres di AS yang tampaknya bakal dimenangkan Joe Biden dari Partai Demokrat, pihaknya berharap bahwa dengan terpilihnya Joe Biden kelak, akan ada satu penambahan manfaat, terutama dalam konteks kerja sama antar dua negara Indonesia-AS.
"Kita juga berharap kepemimpinan Joe Biden ke depan, kita bisa meningkatkan kerja sama, selain bidang ekonomi, juga bidang pengembangan nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) dan demokrasi," ujar Karding, Kamis (5/11/2020).(Baca juga: Indonesia Harus Terus Dorong Penyelesaian Damai Sengketa Laut China Selatan )
Selain itu, kepemimpinan Joe Biden juga diharapkan terjadi perubahan yang lebih baik dalam konteks kawasan Asia. Kebijakan AS terhadap kawasan Asia termasuk di dalamnya soal sengketa Laut China Selatan bisa lebih menyejukkan sehingga komunikasi dengan China tidak tegang, tetapi ada dialog yang bisa menurunkan ketegangan yang terjadi di sekitar Laut China Selatan.
"Karena secara jujur komunikasi kedua negara China-AS harus diakui memang ada ketegangan. Mudah-mudahan dengan adanya perubahan-perubahan kepemimpinan nanti, akan ada perubahan keadaan yang dibangun atas dialog yang intensif antar dua negara," tuturnya. (Baca: Indonesia Harus Ambil Manfaat Siapa pun Pemenang Pilpres AS)
Dibutuhkan minimal 270 suara untuk memenangkan pertarungan. Hingga kini masih ada sejumlah negara bagian yang belum menyelesaikan proses penghitungan suara.
Anggota Komisi I DPR Abdul Kadir Karding mengatakan, melihat perkembangan pilpres di AS yang tampaknya bakal dimenangkan Joe Biden dari Partai Demokrat, pihaknya berharap bahwa dengan terpilihnya Joe Biden kelak, akan ada satu penambahan manfaat, terutama dalam konteks kerja sama antar dua negara Indonesia-AS.
"Kita juga berharap kepemimpinan Joe Biden ke depan, kita bisa meningkatkan kerja sama, selain bidang ekonomi, juga bidang pengembangan nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) dan demokrasi," ujar Karding, Kamis (5/11/2020).(Baca juga: Indonesia Harus Terus Dorong Penyelesaian Damai Sengketa Laut China Selatan )
Selain itu, kepemimpinan Joe Biden juga diharapkan terjadi perubahan yang lebih baik dalam konteks kawasan Asia. Kebijakan AS terhadap kawasan Asia termasuk di dalamnya soal sengketa Laut China Selatan bisa lebih menyejukkan sehingga komunikasi dengan China tidak tegang, tetapi ada dialog yang bisa menurunkan ketegangan yang terjadi di sekitar Laut China Selatan.
"Karena secara jujur komunikasi kedua negara China-AS harus diakui memang ada ketegangan. Mudah-mudahan dengan adanya perubahan-perubahan kepemimpinan nanti, akan ada perubahan keadaan yang dibangun atas dialog yang intensif antar dua negara," tuturnya. (Baca: Indonesia Harus Ambil Manfaat Siapa pun Pemenang Pilpres AS)
Lihat Juga :