Geliat Waduk Muara Nusa Dua Penuhi Kebutuhan Air Baku di Pulau Dewata

Senin, 26 Oktober 2020 - 11:07 WIB
Belum lagi, air di waduk tersebut digunakan oleh PDAM Kabupaten Badung sebagai sumber air minum untuk wilayah Kuta, Tanjung Benoa, Nusa Dua dan sekitarnya yang kebutuhannya meningkat terus. Selain itu, adanya ancaman banjir Sungai Tukad Badung apabila tidak dilestarikan dengan baik, juga rusaknya kawasan mangrove akibat sedimentasi baik lumpur maupun sampah, membuat waduk tersebut perlu segera ditangani.

Untuk menjawab kondisi inilah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) melakukan kegiatan rehabilitasi, penataan dan peningkatan kawasan Waduk Muara.

Ada beberapa kegiatan yang dilakukan, di antaranya perkuatan tanggul waduk, pengerukan sedimentasi, pembangunan dan perbaikan fasilitas pendukung, juga penataan kawasan yang ada di sekitar waduk. Pengerukan sedimentasi yang dilakukan bisa mengembalikan tampungan efektif Waduk Muara yaitu sebanyak 595.000 meter kubik.

Tidak hanya itu, perbaikan penampang tanggul juga dilakukan, pun membuat saluran pengarah dan trash rack untuk mengangkat sampah agar kualitas airnya tetap baik. Juga melindungi hutan mangrove dari sampah kiriman sungai. Dan satu yang terpenting adalah sumber untuk air baku akan meningkat yang tadinya hanya 300 liter/detik menjadi 500 liter/detik. [sandro]
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!