Elektabilitas Ganjar Pranowo Tinggi Malah Bikin Pusing PDIP

Senin, 26 Oktober 2020 - 07:28 WIB
"Hitung-hitungannya, kalau PDIP memaksakan Puan maju dengan elektabilitas rendah tentu akan merugikan koalisi, sementara masih ada kader dengan elektabilitas tinggi. Karena kita tahu siapa Mbak Puan," kata dia.

Namun, jika Ganjar tidak dipilih tentu saja akan ada konsekuensinya juga. Ganjar bisa berpaling dari PDIP dan menjadi lawan koalisi PDIP. "Kemungkinan kalau Ganjar tidak diduetkan ya dia bisa keluar dari PDIP. Itu hitung-hitungan kalau elektabilitasnya tetap bagus. Karena sudah pasti dengan elektabilitas itu akan ada koalisi lain yang berminat," terangnya.

(Baca juga: Elektabilitas Ganjar Konsisten Naik, Prabowo dan Anies Turun Naik ).

Lagi pula, lanjut dia, Ganjar sendiri telah berada di masa akhir masa jabatan karena sudah dua periode menjabat Gubernur Jateng. "Artinya, kalau Ganjar ingin kariernya mentok di situ-situ saja ya dia lebih memilih mengakhiri jabatan sebagai Gubernur. Tetapi sebagai politisi tentu dia ingin terus mengembangkan kariernya ke posisi yang lebih tinggi, capres atau cawapres," tandasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!