Elektabilitas Ganjar Konsisten Naik, Prabowo dan Anies Turun Naik
Minggu, 25 Oktober 2020 - 19:04 WIB
loading...
Beberapa kali survei Indikator Politik memperlihatkan konsistensi kenaikan elektabilitas Ganjar Pranowo, sementata Prabowo Subianto dan Anies Baswedan naik turun. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Selain memotret masalah kebebasan demokrasi, penanganan pandemi Covid-19 dan Pilkada Serentak 2020, survei nasional Indikator Politik Indonesia juga menyoroti soal elektabilitas sejumlah tokoh partai di mana, pandemi Covid-19 ini mengubah konstelasi politik Tanah Air.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang selalu menempati survei tertinggi, kini tersalip Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo . Secara konsisten elektabilitas Ganjar naik dalam beberapa survei Indikator, sebaliknya Prabowo mengalami turun dan naik.
![Elektabilitas Ganjar Konsisten Naik, Prabowo dan Anies Turun Naik]()
“Survei bulan Februari (2020) itu adalah survei base line, sebelum kita memasuki pandemi secara resmi bulan Maret. Waktu itu pak Prabowo Unggul 22,2 persen, Ganjar 9,1 persen, Anies Baswedan saat itu 12,1 persen, Sandiaga Uno 9,5 persen, Ridwan Kamil 7,7 persen, mas AHY 6,5 persen, Gatot Nurmantyo 2,2 persen, Mahhfud MD 3,8 persen di bulan Februari. Simulasinya sama 15 nama,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi, Minggu (25/10/2020).
(Baca: Prabowo Capres Terkuat atau Bukan, Tergantung Elektabilitas ke Depan)
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang selalu menempati survei tertinggi, kini tersalip Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo . Secara konsisten elektabilitas Ganjar naik dalam beberapa survei Indikator, sebaliknya Prabowo mengalami turun dan naik.

“Survei bulan Februari (2020) itu adalah survei base line, sebelum kita memasuki pandemi secara resmi bulan Maret. Waktu itu pak Prabowo Unggul 22,2 persen, Ganjar 9,1 persen, Anies Baswedan saat itu 12,1 persen, Sandiaga Uno 9,5 persen, Ridwan Kamil 7,7 persen, mas AHY 6,5 persen, Gatot Nurmantyo 2,2 persen, Mahhfud MD 3,8 persen di bulan Februari. Simulasinya sama 15 nama,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi, Minggu (25/10/2020).
(Baca: Prabowo Capres Terkuat atau Bukan, Tergantung Elektabilitas ke Depan)
Lihat Juga :