Wabah COVID-19 di Indonesia Diperkirakan Selesai Akhir Juli

Kamis, 07 Mei 2020 - 16:42 WIB
Wabah COVID-19, menurutnya, tidak bisa dihentikan dalam waktu singkat. Ini bisa dibandingkan dengan Amerika Serikat, Spanyol, dan Italia, yang melakukan lockdown saja, itu tidak cukup dua bulan. Negeri Pam Sam sendiri sampai saat ini masih ragu-ragu untuk mencabut status lockdown.

Indonesia diprediksi akan lebih lambat karena yang diterapkan PSBB dan social distancing yang dimodifikasi. Pelaksanaannya pun tidak terlalu optimal. Warga masih bebas bergerak dan berkerumun di pemukiman atau pasar tradisional. “Perkiraan selesai akhir Juli atau Agustus kalau pemerintah serius,” ucapnya.

Sementara itu, beberapa negara mengalami gelombang kedua wabah COVID-19, seperti China dan Korea Selatan. Tri Yunis mengatakan sulit memprediksi gelombang kedua di Indonesia. Misal, virus Sars Cov-II menyebar di pemukiman kumuh itu angka positifnya akan meningkat.

“Itu susah dibedakan sedang meningkat apakah itu gelombang yang lain atau sama. Kalau dia pernah menurun, kemudian meningkat itu disebut gelombang kedua,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!