Ini Komposisi Suplemen Herbal Buatan Pemerintah untuk Tangkal Covid-19

Selasa, 20 Oktober 2020 - 17:13 WIB
Sejauh ini, ekstrak tersandar sudah tersedia dalam bentuk obat herbal atau jamu. Dia berharap, dari uji immunomodulator berbahan herbal di Indonesia ini nantinya bisa mendapatkan ramuan yang cocok dijadikan sebagai suplemen untuk meningkatkan imun tubuh terhadap infeksi Covid-19. (Baca juga:Paparan Lengkap UAH Meriset Covid-19 Hingga Temukan Herbal, Simak Videonya)

“Harapannya dari immunomodulator berbahan herbal ini, kita bisa mendapatkan paling tidak satu jenis immunomodulator yang secara resmi bisa dikatakan sebagai suplemen yang cocok untuk Covid-19,” ujarnya.

Khusus vaksin, mantan Kepala Bappenas itu juga mengatakan pemerintah tetap akan mengembangkan vaksin hingga 2023. Langkah itu dilatari adanya kemungkinan untuk revaksinasi atau pemberian vaksin kembali. “Karena kemungkinan vaksin ini tidak menimbulkan daya tahan tubuh yang selamanya, seumur hidup,” paparnya.

Selain mengandalkan Sinovac, Sinopharm, Cansino, AstraZeneca, atau vaksin lainnya yang dibuat oleh negara lain, pemerintah akan mengembangkan jangka panjang vaksin lokal yaitu vaksin Merah Putih.

“Kita harapkan vaksin lain cocok, begitu juga vaksin Merah Putih ini cocok untuk orang Indonesia. Kita tidak ingin istilahnya bertanding untuk efikasinya, tetapi kita harus bisa menyediakan vaksin untuk kebutuhan seluruh rakyat Indonesia. Itu yang paling penting,” tandasnya.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!