Sungai Jadi Cerminan Peradaban, BNPB: Jangan Sampai Punah
Selasa, 20 Oktober 2020 - 14:10 WIB
Doni juga menegaskan bahwa sungai adalah peradaban. "Jadi kita lihat kerajaan-kerajaan di wilayah Nusantara itu menggunakan nama sungai untuk menjadi nama Kerajaan. Contoh misalnya Kerajaan Tarumanegara, maka itu diambil dari nama Citarum. Nama Citarum itu adalah nama pohon tarung. Nah pohon tarung ini nyaris punah di sepanjang Sungai Citarum," katanya.
Ia pun mengajak untuk belajar sejarah belajar tentang masalah masa lalu, peradaban bangsa Indonesia. "Sehingga kelak ketika kita mengurus sungai sebenarnya kita telah menimbulkan semangat kepahlawanan bagi tokoh-tokoh yang ada di berbagai daerah. Karena sungai-sungai ini awalnya, dulunya ada tempat transportasi ya," kata Doni. (Baca juga: Kece Badai! Bank BRI Sulap Sungai Kumuh di Bali Jadi Spot Selfie )
"Jadi ketika kita hari ini sama-sama tergerak hati untuk bisa menjaga sumber air, menjaga mata air dan juga memperhatikan masalah lingkungan terutama sungai maka kita telah memberikan sebuah nilai tambah bagi generasi akan datang. Tapi kalau kita tidak memperhatikan ini maka kita telah menimbulkan persoalan bagi generasi yang akan datang," kata Doni.
Ia pun mengajak untuk belajar sejarah belajar tentang masalah masa lalu, peradaban bangsa Indonesia. "Sehingga kelak ketika kita mengurus sungai sebenarnya kita telah menimbulkan semangat kepahlawanan bagi tokoh-tokoh yang ada di berbagai daerah. Karena sungai-sungai ini awalnya, dulunya ada tempat transportasi ya," kata Doni. (Baca juga: Kece Badai! Bank BRI Sulap Sungai Kumuh di Bali Jadi Spot Selfie )
"Jadi ketika kita hari ini sama-sama tergerak hati untuk bisa menjaga sumber air, menjaga mata air dan juga memperhatikan masalah lingkungan terutama sungai maka kita telah memberikan sebuah nilai tambah bagi generasi akan datang. Tapi kalau kita tidak memperhatikan ini maka kita telah menimbulkan persoalan bagi generasi yang akan datang," kata Doni.
(abd)
Lihat Juga :