Mahfud MD Balik Minta Klarifikasi, Andi Arief: Terima Kasih Prof
Rabu, 14 Oktober 2020 - 13:09 WIB
Mahfud lalu meminta Andi memberikan penjelasan kapan dirinya dan para menteri membuat tuduhan terhadap SBY dan AHY. "Klarifikasi macam apa yang diminta Mas @AndiArief__ ? Tak seorang pun di antara kami pernah bilang Pak SBY atau AHY sebagai dalang atau membiayai unras. Sebaliknya, tolong diklarifikasi kapan kami bilang begitu. Kalau ada nanti kami selesaikan. Itu kan hanya di medsos-medsos yang tak jelas," cuit Mahfud, Rabu (14/10/2020). (Baca juga: Ladeni Andi Arief, Mahfud MD Tolak Disebut Tuding SBY di Balik Aksi Demo )
Ditanya balik Mahfud mengenai hal itu, Andi Arief hanya memberikan respons singkat. "Terimakasih pak Prof Mahfud MD, " katanya dengan emoji kedua telapak tangan menyatu.
Sebelumnya, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku tidak tahu kenapa dirinya selalu menjadi sasaran fitnah atas sejumlah aksi unjuk rasa besar yang melawan pemerintah, termasuk aksi penolakan terhadap Undang-Undang Omnibus Law tentang UU Ciptaker.
Hal ini disampaikan SBY dalam sesi ngobrol santai pada Minggu,11 Oktober lalu yang diunggah pada akun YouTube pribadinya pada malam ini.
“Ya enggak tahu saya (alasan fitnah itu-red), enggak tahu, apa barang kali nasib saya dibeginikan terus ya. Nggak tahu saya. Memang kalau saya ikuti kembali, seperti yang saya alami pada 2016 dulu, saya dituduh, difitnah, menunggangi, menggerakkan, membiayai, sama dengan sekarang, sebuah unjuk rasa besar waktu itu,” kata SBY dalam video tersebut. (Baca juga: Dituding Dalangi Aksi Penolakan UU Ciptaker, SBY: Saya Menjadi Korban
Ditanya balik Mahfud mengenai hal itu, Andi Arief hanya memberikan respons singkat. "Terimakasih pak Prof Mahfud MD, " katanya dengan emoji kedua telapak tangan menyatu.
Sebelumnya, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku tidak tahu kenapa dirinya selalu menjadi sasaran fitnah atas sejumlah aksi unjuk rasa besar yang melawan pemerintah, termasuk aksi penolakan terhadap Undang-Undang Omnibus Law tentang UU Ciptaker.
Hal ini disampaikan SBY dalam sesi ngobrol santai pada Minggu,11 Oktober lalu yang diunggah pada akun YouTube pribadinya pada malam ini.
“Ya enggak tahu saya (alasan fitnah itu-red), enggak tahu, apa barang kali nasib saya dibeginikan terus ya. Nggak tahu saya. Memang kalau saya ikuti kembali, seperti yang saya alami pada 2016 dulu, saya dituduh, difitnah, menunggangi, menggerakkan, membiayai, sama dengan sekarang, sebuah unjuk rasa besar waktu itu,” kata SBY dalam video tersebut. (Baca juga: Dituding Dalangi Aksi Penolakan UU Ciptaker, SBY: Saya Menjadi Korban
Lihat Juga :