Badan Informasi Geospasial Bentuk Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana

Rabu, 30 September 2020 - 14:12 WIB
Wilayah geografi Indonesia berada dalam lokasi pertemuan tiga lempeng tektonik utama bumi yang bergerak aktif saling mendesak satu dengan lainnya. Ketiga lempeng tersebut adalah Lempeng Indo-Australia di sebelah selatan, Lempeng Pasifik di sebelah timur,
JAKARTA - Wilayah geografi Indonesia berada dalam lokasi pertemuan tiga lempeng tektonik utama bumi yang bergerak aktif saling mendesak satu dengan lainnya. Ketiga lempeng tersebut adalah Lempeng Indo-Australia di sebelah selatan, Lempeng Pasifik di sebelah timur, Lempeng Eurasia di sebelah utara, dan ditambah Lempeng Laut Filipina.

Lempeng Indo-Australia bergerak ke arah utara dan bertumbukan dengan Lempeng Eurasia. Lempeng Pasifik bergerak ke arah barat sedangkan Lempeng Eurasia relatif diam. Aktivitas dari pergerakan lempeng-lempeng ini menyebabkan Indonesia menjadi lumbung bencana dengan keanekaragaman potensi bencana geologi.



Sementara itu laju perubahan iklim, pemanasan global, serta adanya fenomena cuaca ekstrim (La-Nina dan El-Nino) menjadikan wilayah Indonesia ini memiliki potensi bencana lain khususnya bencana hidrometeorologi (bencana alam meteorologi). Bencana hidrometeorologi berupa banjir, longsor, puting beliung, gelombang pasang, dan kekeringan.

Kondisi ini diperburuk dengan fakta terjadinya degradasi lingkungan di Indonesia akibat adanya alih perubahan fungsi lahan yang tidak sesuai dengan daya dukung lingkungannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!