Penilaian Komnas HAM Soal Perkembangan Hak Asasi Manusia di Indonesia
Rabu, 23 September 2020 - 14:48 WIB
"Di negara kita menghadapi hal yang sama. Ada kelompok intoleran yang mengganggu. Ini tantangan. Semakin hari, kelompok ini semakin agresif mengganggu keharmonisan sosial," tuturnya.
Tantangan lain yang dihadapi Indonesia adalah penyelesaian pelanggaran HAM berat. Ahmad Taufan menerangkan sekarang pihaknya rutin menggelar dialog dengan pemerintah, terutama Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, untuk mencari solusi.
"Ada banyak kemajuan sehingga Indonesia masih dilihat sebagai champion dalam HAM. Ada banyak tantangan, dimana kebebasan berekspresi mengalami gangguan karena ada kelompok lain yang memaksakan pilihan," ungkapnya.
Muncul kelompok intoleran dan sering memaksakan kehendaknya membuat aparat harus bekerja keras dalam meredam dan mengatasi masalah tersebut. Indonesia, kata Ahmad Taufan, tiap hari menghadapi tantangan dalam dimensi hak-hak sipil dan politik.
"Dalam Festival HAM, nanti kami berharap pemda bisa saling berbagai praktek-praktek baik yang sudah dilakukan. Kemudian, mencari solusi dari masalah itu," pungkasnya.
Tantangan lain yang dihadapi Indonesia adalah penyelesaian pelanggaran HAM berat. Ahmad Taufan menerangkan sekarang pihaknya rutin menggelar dialog dengan pemerintah, terutama Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, untuk mencari solusi.
"Ada banyak kemajuan sehingga Indonesia masih dilihat sebagai champion dalam HAM. Ada banyak tantangan, dimana kebebasan berekspresi mengalami gangguan karena ada kelompok lain yang memaksakan pilihan," ungkapnya.
Muncul kelompok intoleran dan sering memaksakan kehendaknya membuat aparat harus bekerja keras dalam meredam dan mengatasi masalah tersebut. Indonesia, kata Ahmad Taufan, tiap hari menghadapi tantangan dalam dimensi hak-hak sipil dan politik.
"Dalam Festival HAM, nanti kami berharap pemda bisa saling berbagai praktek-praktek baik yang sudah dilakukan. Kemudian, mencari solusi dari masalah itu," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :