Raksasa (yang) Tak Lagi Menakutkan

Sabtu, 04 Juli 2026 - 17:38 WIB
Itu sebabnya saya merasa istilah “kejutan” mulai kehilangan maknanya. Sebuah kejutan biasanya lahir dari sesuatu yang sama sekali tidak diduga. Namun apa yang diperlihatkan Paraguay, Maroko, maupun Jepang bukanlah peristiwa yang muncul tanpa tanda-tanda.

Paraguay memiliki rekam jejak sebagai tim yang sulit dikalahkan di Amerika Selatan. Maroko dalam beberapa tahun terakhir terus memperlihatkan perkembangan yang konsisten. Jepang sudah lama membangun fondasi sepak bola melalui liga domestik yang dikelola dengan sangat profesional. Bahkan para pemainnya banyak berlaga di kompetisi Eropa.

Piala Dunia menjadi tempat untuk menguji apakah reputasi sebuah tim atau negara masih memiliki nilai yang sama seperti masa lalu. Pada Piala Dunia 2026 jawabannya mulai terlihat. Nama besar tetap menghadirkan rasa hormat dan segan, tapi tidak menumbuhkan rasa takut. Jersey Jerman masih membawa aura empat juara dunia.

Brasil tetap menjadi Brasil yang melegenda. Belanda tetap dikenal sebagai negara dengan sejarah yang panjang di dunia sepak bola. Namun semua itu tidak lagi meruntuhkan mental lawan.

Inilah perubahan paling menarik yang sedang diperlihatkan Piala Dunia 2026. Yang keok bukan hanya beberapa tim unggulan. Yang perlahan ikut tumbang adalah keyakinan bahwa reputasi mampu memenangkan pertandingan sebelum bola bergulir. Di lapangan, sepak bola hari ini meminta pembuktian baru.

Sepak bola, tampaknya sedang memasuki fase berbeda. Para raksasa masih tegak berdiri, namun tidak lagi setinggi seperti selama ini. Sementara, tim-tim yang dulu hanya sekadar pelengkap di Piala Dunia, kini mulai menjadi bagian dari cerita Piala Dunia.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!