Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Kamis, 25 Juni 2026 - 07:01 WIB
Namun demikian, dia menilai operasi militer belum jadi opsi untuk membebaskan 4 WNI. Pembebasan 4 WNI dari perompak Somalia masih bisa dilakukan dengan cara persuasif.
"Kalau itu belum. Operasi militer adalah jalan terakhir. Iya, jadi ini persuasif karena ada masalah teknis yaitu informasi-informasi yang tidak komprehensif. Ada yang minta (tebusan) USD5 juta, ada yang sudah di-up jadi USD10 juta, ada macam-macam tebusan sehingga tidak ada sumber yang kredibel," kata Deng Ical.
"Karena itulah, kami minta supaya Kemlu menugaskan satu orang atau satu lembaga atau pihak lain yang dianggap kompeten untuk mencari kejelasan sekaligus mencari solusinya," ungkapnya.
Dia telah mendapat kiriman gambar kondisi 4 WNI yang disandera perompak Somalia. Mereka dalam kondisi memprihatinkan.
"Soal makanan yang sudah tidak higienis, kemudian pola hubungan, walaupun juga mereka mengatakan sampai saat ini masih ada jaminan keselamatan, tapi itu tidak bisa menjadi jaminan bagi kita," ucapnya.
"Kalau itu belum. Operasi militer adalah jalan terakhir. Iya, jadi ini persuasif karena ada masalah teknis yaitu informasi-informasi yang tidak komprehensif. Ada yang minta (tebusan) USD5 juta, ada yang sudah di-up jadi USD10 juta, ada macam-macam tebusan sehingga tidak ada sumber yang kredibel," kata Deng Ical.
"Karena itulah, kami minta supaya Kemlu menugaskan satu orang atau satu lembaga atau pihak lain yang dianggap kompeten untuk mencari kejelasan sekaligus mencari solusinya," ungkapnya.
Dia telah mendapat kiriman gambar kondisi 4 WNI yang disandera perompak Somalia. Mereka dalam kondisi memprihatinkan.
"Soal makanan yang sudah tidak higienis, kemudian pola hubungan, walaupun juga mereka mengatakan sampai saat ini masih ada jaminan keselamatan, tapi itu tidak bisa menjadi jaminan bagi kita," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :