Inovasi Terapi Standar Global untuk Penderita Stroke di Indonesia
Sabtu, 25 April 2026 - 08:14 WIB
Sepanjang tahun 2025, PYFA aktif berkolaborasi dalam lebih dari 30 forum dan seminar ilmiah neurologi di berbagai kota besar Indonesia sebagai bagian dari komitmen edukasi berkelanjutan kepada tenaga medis. Penerimaan positif dari komunitas klinisi turut tercermin dari tingginya adopsi Cytoflavin yang kini telah dipercaya dan digunakan lebih dari 304 rumah sakit di seluruh Indonesia, termasuk pusat layanan stroke dan rumah sakit rujukan.
Pengakuan terhadap standar kualitas dan efikasi Cytoflavin juga datang langsung dari kalangan medis Tanah Air. Dokter spesialis neurologi RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Mohammad Kurniawan yang turut hadir dalam kegiatan medis di Rusia mengapresiasi teknologi di balik produksi terapi ini.
"Melihat langsung proses pembuatan dan teknologi mutakhir Cytoflavin di Rusia membuat saya kagum. Standar yang mereka terapkan sangat baik dalam memastikan efisiensi produksi dan efikasi produk farmakologi. Inovasi farmasi dengan presisi seperti inilah yang dibutuhkan untuk memberikan dukungan terbaik bagi pasien yang memerlukan tatalaksana intensif seperti stroke di fase akut," ujar Kurniawan, Sabtu (25/4/2026).
Direktur PYFA Antes Eko Prasetyo menuturkan pergeseran tren serangan stroke ke usia produktif di bawah 40 tahun menjadi urgensi bagi PYFA untuk menghadirkan inovasi terapi standar global. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya Cytoflavin yang kini telah dipercaya lebih dari 300 rumah sakit di seluruh Indonesia sebagai terapi saraf pilihan.
"Kami berkomitmen terus menghadirkan solusi kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan rumah sakit saat ini. Melalui distribusi Cytoflavin, kami ingin memastikan para tenaga kesehatan di Indonesia memiliki akses terhadap opsi terapi yang tepat untuk mendukung proses pemulihan pasien stroke secara optimal," katanya.
Pengakuan terhadap standar kualitas dan efikasi Cytoflavin juga datang langsung dari kalangan medis Tanah Air. Dokter spesialis neurologi RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Mohammad Kurniawan yang turut hadir dalam kegiatan medis di Rusia mengapresiasi teknologi di balik produksi terapi ini.
"Melihat langsung proses pembuatan dan teknologi mutakhir Cytoflavin di Rusia membuat saya kagum. Standar yang mereka terapkan sangat baik dalam memastikan efisiensi produksi dan efikasi produk farmakologi. Inovasi farmasi dengan presisi seperti inilah yang dibutuhkan untuk memberikan dukungan terbaik bagi pasien yang memerlukan tatalaksana intensif seperti stroke di fase akut," ujar Kurniawan, Sabtu (25/4/2026).
Direktur PYFA Antes Eko Prasetyo menuturkan pergeseran tren serangan stroke ke usia produktif di bawah 40 tahun menjadi urgensi bagi PYFA untuk menghadirkan inovasi terapi standar global. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya Cytoflavin yang kini telah dipercaya lebih dari 300 rumah sakit di seluruh Indonesia sebagai terapi saraf pilihan.
"Kami berkomitmen terus menghadirkan solusi kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan rumah sakit saat ini. Melalui distribusi Cytoflavin, kami ingin memastikan para tenaga kesehatan di Indonesia memiliki akses terhadap opsi terapi yang tepat untuk mendukung proses pemulihan pasien stroke secara optimal," katanya.
(jon)
Lihat Juga :