Inovasi Terapi Standar Global untuk Penderita Stroke di Indonesia

Sabtu, 25 April 2026 - 08:14 WIB
loading...
Inovasi Terapi Standar...
Stroke masih menjadi salah satu penyebab kematian dan disabilitas tertinggi di Indonesia dengan prevalensi nasional mencapai 8,3 per 1.000 penduduk berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Stroke masih menjadi salah satu penyebab kematian dan disabilitas tertinggi di Indonesia dengan prevalensi nasional mencapai 8,3 per 1.000 penduduk berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Di luar fase penyelamatan nyawa pada periode akut, tantangan besar dalam tata laksana stroke adalah meminimalkan kerusakan neurologis lanjutan akibat gangguan suplai oksigen dan krisis metabolik seluler yang terjadi segera setelah serangan.

Pada fase ini, sel-sel otak berada dalam kondisi sangat rentan, di mana gangguan produksi energi dapat mempercepat kematian sel dan memperburuk luaran klinis jangka panjang.

Baca juga: Waspadai 3 Faktor Utama Penyebab Stroke

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) menghadirkan Cytoflavin sebagai terapi neuroprotektor yang dirancang untuk mendukung metabolisme dan respirasi seluler pada pasien stroke. Dalam kondisi iskemik, gangguan fungsi mitokondria dan penurunan produksi energi menjadi faktor kunci dalam progresivitas cedera jaringan otak.

Melalui mekanisme yang mendukung efisiensi pemanfaatan oksigen dan optimalisasi pembentukan energi di tingkat sel, Cytoflavin berperan dalam menjaga viabilitas jaringan otak selama fase kritis hingga periode pemulihan awal, sehingga membantu klinisi dalam mengelola pasien secara lebih komprehensif.

Pendekatan berbasis dukungan metabolik ini semakin relevan mengingat tingginya angka disabilitas pasca-stroke yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien dan beban pembiayaan kesehatan nasional. Intervensi yang diberikan pada fase akut dan subakut memiliki peran strategis dalam menentukan prognosis jangka panjang, sehingga kebutuhan terhadap terapi yang mendukung stabilitas seluler menjadi bagian penting dalam praktik klinis sehari-hari di fasilitas pelayanan kesehatan.

Sepanjang tahun 2025, PYFA aktif berkolaborasi dalam lebih dari 30 forum dan seminar ilmiah neurologi di berbagai kota besar Indonesia sebagai bagian dari komitmen edukasi berkelanjutan kepada tenaga medis. Penerimaan positif dari komunitas klinisi turut tercermin dari tingginya adopsi Cytoflavin yang kini telah dipercaya dan digunakan lebih dari 304 rumah sakit di seluruh Indonesia, termasuk pusat layanan stroke dan rumah sakit rujukan.

Pengakuan terhadap standar kualitas dan efikasi Cytoflavin juga datang langsung dari kalangan medis Tanah Air. Dokter spesialis neurologi RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Mohammad Kurniawan yang turut hadir dalam kegiatan medis di Rusia mengapresiasi teknologi di balik produksi terapi ini.

"Melihat langsung proses pembuatan dan teknologi mutakhir Cytoflavin di Rusia membuat saya kagum. Standar yang mereka terapkan sangat baik dalam memastikan efisiensi produksi dan efikasi produk farmakologi. Inovasi farmasi dengan presisi seperti inilah yang dibutuhkan untuk memberikan dukungan terbaik bagi pasien yang memerlukan tatalaksana intensif seperti stroke di fase akut," ujar Kurniawan, Sabtu (25/4/2026).

Direktur PYFA Antes Eko Prasetyo menuturkan pergeseran tren serangan stroke ke usia produktif di bawah 40 tahun menjadi urgensi bagi PYFA untuk menghadirkan inovasi terapi standar global. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya Cytoflavin yang kini telah dipercaya lebih dari 300 rumah sakit di seluruh Indonesia sebagai terapi saraf pilihan.

"Kami berkomitmen terus menghadirkan solusi kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan rumah sakit saat ini. Melalui distribusi Cytoflavin, kami ingin memastikan para tenaga kesehatan di Indonesia memiliki akses terhadap opsi terapi yang tepat untuk mendukung proses pemulihan pasien stroke secara optimal," katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
ABPEDNAS-Kejaksaan Tegakkan...
ABPEDNAS-Kejaksaan Tegakkan Standar Inovasi dan Akuntabilitas Desa
Kemendagri Apresiasi...
Kemendagri Apresiasi Inovasi Pemda Turunkan Angka Pengangguran
Kompetisi KRISTAL 2026,...
Kompetisi KRISTAL 2026, Ruang Inovasi bagi ASN Muda Kementerian ATR/BPN
Gaungkan Deteksi Dini...
Gaungkan Deteksi Dini Aritmia, Cegah Stroke Lewat Gerakan MENARI
Dari Limbah Tambang...
Dari Limbah Tambang ke Inovasi Konstruksi: Tantangan dan Peluang Ekonomi Sirkular
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Rekomendasi
Selamat Tahun Baru Islam...
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Berikut Keutamaan Muharram
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 2-2, Kamada Buyarkan Kemenangan De Oranje
Berita Terkini
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved