UMKM Terdampak Kenaikan Harga Gas Nonsubsidi, Fahira Idris Sampaikan Rekomendasi Ini

Sabtu, 25 April 2026 - 06:23 WIB
“Kita memahami ada tekanan geopolitik dan dinamika harga energi global yang memengaruhi kebijakan domestik. Di saat yang sama, negara juga perlu hadir memastikan UMKM yang menyerap tenaga kerja besar dan menopang ekonomi rakyat tetap tangguh menghadapi tekanan biaya produksi,” ujar Fahira di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta,beberapa waktu lalu.

Senator Jakarta ini mengungkapkan tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM saat ini bukan semata kenaikan biaya energi, tetapi dilema yang menyertainya. Misalnya jika menaikkan harga berisiko menekan daya beli.

Sementara jika mempertahankan harga menggerus margin atau jika beralih ke gas subsidi 3 kg juga bukan solusi ideal karena berpotensi mengganggu skema subsidi tepat sasaran.

Fahira yang juga pemerhati UMKM menyampaikan rekomendasi strategi jangka pendek, menengah, dan panjang agar UMKM Indonesia lebih tahan terhadap dinamika harga energi global.

Untuk jangka pendek, Fahira Idris mendorong pemerintah menghadirkan bantalan proteksi bagi UMKM terdampak, antara lain melalui insentif biaya produksi untuk sektor-sektor paling rentan energi-intensif, percepatan akses pembiayaan murah seperti KUR untuk menopang likuiditas usaha, serta relaksasi sementara bagi pelaku UMKM yang menghadapi tekanan arus kas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!