Bantah Isu Pemecatan Massal PPP, Ketua GPK: Narasi Menyesatkan dan Provokatif

Minggu, 19 April 2026 - 14:41 WIB
Sementara itu, untuk tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), pergantian status kepengurusan lebih disebabkan oleh habisnya masa berlaku Surat Keputusan (SK), bukan karena pemecatan.

“Banyak kepengurusan yang masa berlaku SK-nya telah habis, sehingga diperpanjang dengan komposisi yang sama. Jadi bukan diberhentikan, melainkan diperpanjang masa tugasnya agar roda organisasi tetap berjalan,” jelasnya.

Fauzan mencontohkan, di Jawa Timur terdapat 26 DPC dari total 38 DPC yang masa berlaku SK-nya habis dan kemudian diperpanjang dengan nama-nama yang sama seperti sebelumnya.

Lebih lanjut, Fauzan mengajak seluruh kader untuk menahan diri dan tidak memperkeruh suasana dengan narasi yang dapat memecah belah soliditas partai. Sebab, saat ini soliditas internal menjadi kunci utama bagi PPP untuk menghadapi agenda politik ke depan.

“Saya berharap semua pihak bisa menahan diri. Jangan lagi ada narasi yang memicu perpecahan. Saat ini yang jauh lebih penting adalah fokus pada persiapan verifikasi Pemilu 2029 dan memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!