Natalius Pigai: Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:33 WIB
Kelak melalui kolaborasi antara pemerintah dan media, lanjut Pigai, dapat dibangun ruang dialog yang konstruktif serta memperkuat partisipasi publik dalam upaya pemajuan HAM. Ia juga berharap kerja sama serupa dapat dilakukan oleh kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah untuk memperluas keterlibatan media dalam membangun peradaban yang berlandaskan penghormatan terhadap HAM.

Pelatihan hingga Penghargaan

Seiring dengan kesadaran itu, Pigai mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program nasional yang menyasar kalangan jurnalis, mulai dari kelas pendidikan HAM hingga kompetisi dan anugerah karya jurnalistik bertema hak asasi manusia.

Program tersebut, menurut Pigai, akan menjadi bagian dari upaya memperkuat peran pers dalam mendorong pembangunan peradaban HAM di Indonesia. Itulah sebabnya, Kementerian HAM ingin melibatkan komunitas media secara lebih aktif dalam agenda pembangunan HAM nasional.

"Kami akan mengadakan Kelas HAM untuk Jurnalis. Jadi semua jurnalis di Indonesia akan bisa kita buka kelas khusus untuk jurnalis, minimal ilmu pengetahuan," kata Pigai.

Pigai membeberkan, Kementerian HAM juga akan menggelar kompetisi karya jurnalistik yang berfokus pada isu-isu hak asasi manusia. Karya-karya jurnalistik yang mengangkat persoalan HAM hingga upaya menghadirkan keadilan akan menjadi bahan penilaian dalam kompetisi tersebut.

"Jadi karya wartawan yang memuat tentang hak asasi manusia, mengungkap fakta penderitaan, rintihan, orang yang menghadirkan keadilan dan lain-lain itu akan dijadikan penilaian dan akan ada hadiahnya," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!