Tingkatkan Kinerja ASN, Kepala BSKDN Tekankan Lima Disiplin Learning Organization

Jum'at, 06 Februari 2026 - 23:54 WIB
Adapun disiplin kelima, system thinking, menuntut ASN untuk berpikir komprehensif dan tidak terjebak pada satu sudut pandang atau metode tertentu. Pendekatan ini memungkinkan penggabungan berbagai perspektif sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat.

“Dengan demikian lewat kegiatan ini saya berharap pemikiran awal dari fifth discipline yang melahirkan learning organization diikuti dengan pemikiran-pemikiran yang lain yang menunjang, fifth discipline ini akan terus kita kembangkan, pada organisasi kita," tambahnya.

Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Tri Widodo W. Utomo dalam paparannya mengenai Teamwork dan Kepemimpinan Transformasional dalam Kerangka Learning Organization menegaskan, kendati konsep learning organization telah lama diperkenalkan, isu tersebut tetap relevan hingga saat ini. Pasalnya, masih banyak instansi dan ASN yang belum sepenuhnya memahami dan menerapkan prinsip organisasi pembelajar.

“Modal kapital itu bukan lagi segalanya. Yang menjadi penentu utama adalah skill, capabilities, dan knowledge of people,” ungkapnya, mengutip pemikiran Arie de Geus.

Dia menambahkan, tingginya kinerja suatu organisasi tidak selalu ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Oleh karena itu, penguatan kapasitas ASN melalui pembelajaran berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan organisasi sektor publik.

Melalui kegiatan ini, BSKDN berharap lima disiplin learning organization dapat terus dikembangkan dan diinternalisasikan dalam budaya kerja ASN, sehingga mampu menciptakan organisasi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja berkelanjutan.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!