Pemerintah Perketat Protokol Kesehatan, Kemendagri: Pilkada Tetap Berjalan
Rabu, 16 September 2020 - 09:07 WIB
“Asalkan ada kerja sama untuk menyukseskan pilkada serentak, maka tahapan selanjutnya akan berjalan lebih baik,” ujar mantan Kepala Pusat Penerangan Kemendagri itu melalui keterangan tertulis, Rabu (16/9/2020). (Baca juga: Ketua KPK: Pilkada Bersih Isyarat Demokrasi di Indonesia Sehat)
Bahtiar mengajak semua pihak menjadikan pilkada sebagai instrumen untuk menangani, melawan Covid-19, dan dampak sosial-ekonominya. “Harapan kita, output pilkada ini benar-benar menghasilkan kepala daerah yang memiliki pemahaman, wawasan, inovasi, dan gagasan bagaimana memajukan daerah,” ujarnya.
Meskipun tengah dilanda pagebluk, daerah harus tetap bisa membangun. Masyarakat pun harus tetap bekerja. Kemendagri mengingatkan para bakal pasangan calon (bapaslon) untuk membuat pakta integritas secara mandiri.
Tujuannya, mereka bisa bertanggung jawab terhadap diri dan tim suksesnya jika ada yang melanggar protokol kesehatan Covid-19. Ini untuk mengurangi potensi penularan virus Sars Cov-II karena kerumunan massa.
Bahtiar tidak setuju jika pilkada akan membuat penularan Covid-19 dan menjadi klaster baru. Kemendagri sudah memastikan pilkada tetap dilanjutkan. “Kami tidak sepakat narasi yang menyatakan seakan-akan pilkada ini kontributor utama penularan,” tandasnya.
Bahtiar mengajak semua pihak menjadikan pilkada sebagai instrumen untuk menangani, melawan Covid-19, dan dampak sosial-ekonominya. “Harapan kita, output pilkada ini benar-benar menghasilkan kepala daerah yang memiliki pemahaman, wawasan, inovasi, dan gagasan bagaimana memajukan daerah,” ujarnya.
Meskipun tengah dilanda pagebluk, daerah harus tetap bisa membangun. Masyarakat pun harus tetap bekerja. Kemendagri mengingatkan para bakal pasangan calon (bapaslon) untuk membuat pakta integritas secara mandiri.
Tujuannya, mereka bisa bertanggung jawab terhadap diri dan tim suksesnya jika ada yang melanggar protokol kesehatan Covid-19. Ini untuk mengurangi potensi penularan virus Sars Cov-II karena kerumunan massa.
Bahtiar tidak setuju jika pilkada akan membuat penularan Covid-19 dan menjadi klaster baru. Kemendagri sudah memastikan pilkada tetap dilanjutkan. “Kami tidak sepakat narasi yang menyatakan seakan-akan pilkada ini kontributor utama penularan,” tandasnya.
(dam)
Lihat Juga :