Organisme Pesantren
Senin, 01 Desember 2025 - 13:25 WIB
Selama ini, kita terjebak memandang pesantren sekadar lembaga. Lembaga pendidikan. Lembaga sosial. Lembaga dakwah. Padahal, lembaga bisa mati kapan saja, bergantung pendanaan, regulasi, kaderisasi atau siapa yang memimpin.
Organisme berbeda. Ia tumbuh. Ia beradaptasi. Ia memiliki daya tahan.
Pesantren yang sehat adalah pesantren yang selnya adalah para santri yang aktif dan hidup. Jaringannya kegiatas di asrama, madrasah, masjid yang saling terhubung. Organnya para pengajaran, ekonomi, dakwah yang berfungsi optimal.
Yang lebih penting dari itu organisme punya sistem imun.
Godaan dari luar akan selalu ada. Politisasi, komersialisasi, atau sekadar ambisi pribadi yang menyusup. Pesantren yang sehat mampu mengenali mana nutrisi, mana racun.
Satu hal lagi yang sering saya renungkan yaitu organisme yang efisien tidak membutuhkan dua kepala.
Organisme berbeda. Ia tumbuh. Ia beradaptasi. Ia memiliki daya tahan.
Pesantren yang sehat adalah pesantren yang selnya adalah para santri yang aktif dan hidup. Jaringannya kegiatas di asrama, madrasah, masjid yang saling terhubung. Organnya para pengajaran, ekonomi, dakwah yang berfungsi optimal.
Yang lebih penting dari itu organisme punya sistem imun.
Godaan dari luar akan selalu ada. Politisasi, komersialisasi, atau sekadar ambisi pribadi yang menyusup. Pesantren yang sehat mampu mengenali mana nutrisi, mana racun.
Satu hal lagi yang sering saya renungkan yaitu organisme yang efisien tidak membutuhkan dua kepala.
Lihat Juga :