Soal Gelar Pahlawan Soeharto, FKPPAI: Bangsa Indonesia Harus Berdamai dengan Sejarah
Minggu, 09 November 2025 - 14:03 WIB
“Tidak ada pemimpin yang sempurna. Namun, menilai jasa seseorang seharusnya dilakukan secara objektif dan proporsional, bukan karena perbedaan politik atau luka masa lampau,” tegasnya.
Menurut ALam, bangsa Indonesia yang dikenal cinta perdamaian harus mengedepankan semangat rekonsiliasi, bukan dendam. “Dendam sejarah tidak layak diwariskan kepada generasi muda. Yang harus diwariskan adalah semangat memaafkan dan bersatu membangun masa depan bangsa,” katanya.
Alam juga mengajak seluruh tokoh politik dan partai di Indonesia untuk menjadi teladan dalam menjaga perdamaian dan persaudaraan. “Kita semua punya tanggung jawab moral menjaga bangsa ini tetap utuh. Perbedaan pendapat adalah hal wajar, tapi jangan sampai merusak persatuan,” ucapnya.
Menurut ALam, bangsa Indonesia yang dikenal cinta perdamaian harus mengedepankan semangat rekonsiliasi, bukan dendam. “Dendam sejarah tidak layak diwariskan kepada generasi muda. Yang harus diwariskan adalah semangat memaafkan dan bersatu membangun masa depan bangsa,” katanya.
Alam juga mengajak seluruh tokoh politik dan partai di Indonesia untuk menjadi teladan dalam menjaga perdamaian dan persaudaraan. “Kita semua punya tanggung jawab moral menjaga bangsa ini tetap utuh. Perbedaan pendapat adalah hal wajar, tapi jangan sampai merusak persatuan,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :