Soal Gelar Pahlawan Soeharto, FKPPAI: Bangsa Indonesia Harus Berdamai dengan Sejarah
Minggu, 09 November 2025 - 14:03 WIB
Ketua Umum FKPPAI Alam Slamet Barkah mendukung pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto. Foto/istimewa
JAKARTA - Pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menolak wacana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 Soeharto menuai reaksi beragam dari publik. Salah satunya dari Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuda Pecinta Alam Indonesia (FKPPAI) Alam Slamet Barkah.
Alam menekankan pentingnya sikap bijak dalam menyikapi sejarah bangsa. “Kami menghargai pandangan Ibu Megawati sebagai tokoh bangsa dan putri Proklamator. Namun, sejarah seharusnya menjadi ruang untuk belajar dan berdamai, bukan membuka kembali luka lama,” ujarnya, Minggu (9/11/2025).
Alam menegaskan setiap tokoh nasional, termasuk Presiden Soeharto, memiliki jasa dan catatan perjuangan tersendiri dalam perjalanan bangsa.
Baca juga: BEM Unsuda Dukung Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional
Alam menekankan pentingnya sikap bijak dalam menyikapi sejarah bangsa. “Kami menghargai pandangan Ibu Megawati sebagai tokoh bangsa dan putri Proklamator. Namun, sejarah seharusnya menjadi ruang untuk belajar dan berdamai, bukan membuka kembali luka lama,” ujarnya, Minggu (9/11/2025).
Alam menegaskan setiap tokoh nasional, termasuk Presiden Soeharto, memiliki jasa dan catatan perjuangan tersendiri dalam perjalanan bangsa.
Baca juga: BEM Unsuda Dukung Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional
Lihat Juga :