Soal Gelar Pahlawan ke Soeharto, FSPI: Bangsa Ini Harus Berdamai dengan Masa Lalu
Sabtu, 08 November 2025 - 21:29 WIB
Adanya pertentangan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto mencerminkan bangsa Indonesia belum sepenuhnya berdamai dengan masa lalunya. Foto/SindoNews
JAKARTA - Adanya pertentangan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto mencerminkan bangsa Indonesia belum sepenuhnya berdamai dengan masa lalunya. Dendam politik dinilai menghambat rekonsiliasi nasional.
“Luka sejarah itu mencerminkan bahwa bangsa ini belum sepenuhnya berdamai dengan masa lalu,” ujar Koordinator Presidium Forum Silaturahmi Pemuda Islam (FSPI) Zuhelmi Tanjung, Sabtu (8/11/2025).
Menurutnya, dendam politik hanya akan menimbulkan risiko yang bisa menghambat semangat rekonsiliasi nasional. “Dendam politik tentunya akan menimbulkan risiko politik yang dapat menghambat semangat rekonsiliasi. Kami berharap ada kedewasaan berpolitik agar Indonesia dapat lebih maju sesuai semangat persatuan yang kini dibangun oleh Presiden Prabowo,” tegasnya.
Baca juga: Megawati Terkenang Soekarno Ditolak Dimakamkan di TMP oleh Soeharto
“Luka sejarah itu mencerminkan bahwa bangsa ini belum sepenuhnya berdamai dengan masa lalu,” ujar Koordinator Presidium Forum Silaturahmi Pemuda Islam (FSPI) Zuhelmi Tanjung, Sabtu (8/11/2025).
Menurutnya, dendam politik hanya akan menimbulkan risiko yang bisa menghambat semangat rekonsiliasi nasional. “Dendam politik tentunya akan menimbulkan risiko politik yang dapat menghambat semangat rekonsiliasi. Kami berharap ada kedewasaan berpolitik agar Indonesia dapat lebih maju sesuai semangat persatuan yang kini dibangun oleh Presiden Prabowo,” tegasnya.
Baca juga: Megawati Terkenang Soekarno Ditolak Dimakamkan di TMP oleh Soeharto
Lihat Juga :