FSGI: Organisasi Guru Potensial Digerakkan untuk Kampanye Pilkada
Minggu, 13 September 2020 - 18:51 WIB
Jumlah guru yang mencapai ribuan adalah tambang suara untuk Pilkada 2020. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) meminta organisasi profesi dan para guru untuk netral selama pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020. Dengan jumlah yang cukup banyak di daerah, guru rentan ditarik-tarik masuk ke dalam politik praktis.
“Netralitas guru selalu dipertaruhkan. Kadang kala menjadi goyah serta sulit dipertahankan, kalau yang akan bertarung adalah mereka yang masih menjabat sebagai kepala daerah (pertahana),” ujar Sekjen FSGI Heru Purnomo dalam konferensi pers daring, Minggu (13/9/2020).
(Baca: Data Nomor Ponsel Siswa untuk Bantuan Internet Diduga Dimanfaatkan Cakada)
Heru tak menampik organisasi guru kerap ditunggangi untuk kepentingan politik. Dia menyatakan ada yang menjadikan jabatan di organisasi profesi guru sebagai kuda tunggangan atau batu loncatan untuk mendapatkan jabatan di pemerintahan.
“Netralitas guru selalu dipertaruhkan. Kadang kala menjadi goyah serta sulit dipertahankan, kalau yang akan bertarung adalah mereka yang masih menjabat sebagai kepala daerah (pertahana),” ujar Sekjen FSGI Heru Purnomo dalam konferensi pers daring, Minggu (13/9/2020).
(Baca: Data Nomor Ponsel Siswa untuk Bantuan Internet Diduga Dimanfaatkan Cakada)
Heru tak menampik organisasi guru kerap ditunggangi untuk kepentingan politik. Dia menyatakan ada yang menjadikan jabatan di organisasi profesi guru sebagai kuda tunggangan atau batu loncatan untuk mendapatkan jabatan di pemerintahan.
Lihat Juga :