Masa Depan Hospitality Indonesia: Dari Ruang Kelas ke Dunia Nyata

Kamis, 09 Oktober 2025 - 13:38 WIB
Matthew Angga, Resort Manager & Head Chef, Innit Lombok. Foto/SIndoNews
Matthew Angga

Resort Manager & Head Chef, Innit Lombok



INDUSTRI kuliner dan perhotelan di Indonesia merupakah salah satu sektor penggerak yang dinamis. Sayangnya, terdapat pola berulang yang menghantui sektor ini selama dua dekade terakhir, yaitu situasi di mana, para lulusan pendidikan perhotelan, meskipun memiliki semangat yang tinggi, sering kali kewalahan menghadapi kerasnya realitas di lapangan. Ini bukan sekadar masalah penyesuaian, melainkan sinyal jelas bahwa ada jurang lebar antara apa yang diajarkan di ruang kelas dan apa yang dibutuhkan di dunia nyata. Pendidikan vokasi kita perlu dikaji ulang.

Kesenjangan ini terkonfirmasi oleh data statistik. Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2024 mencatat tingkat pengangguran terbuka untuk lulusan SMK masih berada di angka 8,64% dan Diploma I-III di angka 5,24%. Angka-angka ini berada jauh di atas rata-rata nasional. Sungguh ironis, di tengah kebutuhan industri yang terus mencari tenaga kerja andal, tingginya angka pengangguran dari lulusan vokasi, yang seharusnya menjadi tenaga kerja siap pakai, menjadi sebuah anomali yang mendesak untuk diatasi.

Masalahnya bukan lagi pada kurangnya keterampilan teknis dasar seperti memotong atau plating, melainkan pada absennya kompetensi esensial yang menentukan keberhasilan operasional yang efisien, tangguh, dan berkelanjutan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!