Masa Depan Hospitality Indonesia: Dari Ruang Kelas ke Dunia Nyata

Kamis, 09 Oktober 2025 - 13:38 WIB
Melihat urgensi ini, transformasi pendidikan hospitality di Indonesia perlu dilakukan secara cepat dan tegas. Dalam lima tahun ke depan, pendidikan harus memperkuat kurikulum berbasis industri secara ketat, mewajibkan magang berstandar tinggi, dan memberi dosen pengalaman langsung yang berkelanjutan di lapangan. Target jangka panjang kita adalah mengimplementasikan sistem Dual Education Nasional untuk industri hospitality dan mendirikan pusat riset hospitality dan menjadikannya benchmark di kawasan ASEAN.

Semua ini hanya akan tercapai jika kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri diwajibkan, bukan lagi sekadar pilihan atau inisiatif seremonial. Ketika praktisi, akademisi, dan pemerintah benar-benar duduk bersama, kurikulum dapat disusun lebih relevan, menjembatani jurang antara ruang kelas dan dunia nyata. Dengan begitu, Indonesia tidak hanya akan mencetak tenaga kerja siap pakai, tetapi juga melahirkan pemimpin masa depan yang tangguh, adaptif, beretika, dan membawa perhotelan nasional ke panggung global.

Tentang Penulis:

Chef Matthew Angga adalah Head Chef & Resort Manager di Innit Lombok sekaligus sosok visioner di balik Anakampung, restoran yang merayakan cita rasa otentik masakan Indonesia. Ia menempuh pendidikan di Bandung, Jawa Barat, dan mempertajam keahliannya di bidang kuliner di restoran berbintang Michelin di Amerika Serikat dan Norwegia.

Dalam setiap karyanya, Chef Angga memadukan kekayaan warisan budaya dengan sentuhan modern. Berpegang pada prinsip “Respect the ingredients, the land, and the people,” ia menciptakan pengalaman kuliner yang berkesan, menghubungkan para tamu dengan Indonesia melalui rasa, cerita, dan keramahtamahan.

Pada Juni 2025, Chef Matthew Angga menjadi salah satu narasumber dalam Job/Occupational & Task Analysis (JOA) Workshop, bagian dari program Sustainable Tourism Education Development (STED) yang digagas Kementerian Pariwisata (KemenPar) bersama Swisscontact.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!