Mardiono Vs Agus Suparmanto Saling Klaim, PPP Perlu Gelar Muktamar Ulang

Selasa, 30 September 2025 - 07:59 WIB
Terlebih, lanjut Dedi, terjadi situasi prematur dalam muktamar yang lakukan klaim Mardiono terpilih aklamasi. Karena, menurut dia, muktamar seharusnya berlangsung tuntas. “Juga mustahil ada aklamasi ketika ada kandidat lain yang turut mendaftar,” pungkasnya.

Baca juga: Dualisme Kembali Terulang, PPP Makin Sulit ke Senayan

Hal senada dikatakan oleh Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio. “Kalau saya jadi Mardiono sih, kalau memang dia percaya diri karena dia kan incumbent, sementara lawannya kan naturalisasi, diulang aja muktamarnya, dipilih secara betul-betul, ada pemilihan lagi, dilihat aja bagaimana hasil akhirnya,” kata pria yang akrab disapa Hensat ini.

Dengan begitu, kata dia, tidak perlu repot-repot urusan sidang di pengadilan mengenai dualisme partai. “Siapa pemegang suara sahnya itu, apakah DPW, DPC diundang memberikan suara, kalau Mardiono PD begitu sih menurut saya,” kata Pendiri Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) ini.

“Kita lihat aja ujungnya seperti apa. Kan kalau akhirnya tidak ada pemungutan suara, sama-sama klaim aklamasi kan seperti takut menghadapi pemungutan suara, makanya sama-sama mengklaim aklamasi,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!