Kebijakan Anies Soal PSBB Bermotif Kemanusiaan, Bukan Politik
Sabtu, 12 September 2020 - 10:52 WIB
Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total untuk mengurangi penyebaran Covid-19 direspons 'negatif' Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menganggap kebijakan itu membuat sektor ekonomi berpotensi menjadi terhambat.
Airlangga misalnya menyebut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi anjlok setelah rencana penerapan kebijakan tersebut. Respons Airlangga menuai tanggapan dari Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie. Jerry mengaku tidak paham dengan silang pendapat itu karena jika mau ditelisik secara jernih, Presiden Jokowi lebih mengutamakan kesehatan dibanding ekonomi.
(Baca juga: Ahli Epidemi: Pak Jokowi Tolong Negara Lindungi Tenaga Kesehatan ).
"Menteri harus cepat tanggap. Kan semua ada anggaran yang tertata. Bagi saya nyawa manusia itu sangat berharga apalagi kita telah kehilangan 100 dokter. Kalau ada kebijakan PSBB Total kenapa tak didukung Airlangga, ini rancu," kata Jerry saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (12/9/2020).
Airlangga misalnya menyebut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi anjlok setelah rencana penerapan kebijakan tersebut. Respons Airlangga menuai tanggapan dari Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie. Jerry mengaku tidak paham dengan silang pendapat itu karena jika mau ditelisik secara jernih, Presiden Jokowi lebih mengutamakan kesehatan dibanding ekonomi.
(Baca juga: Ahli Epidemi: Pak Jokowi Tolong Negara Lindungi Tenaga Kesehatan ).
"Menteri harus cepat tanggap. Kan semua ada anggaran yang tertata. Bagi saya nyawa manusia itu sangat berharga apalagi kita telah kehilangan 100 dokter. Kalau ada kebijakan PSBB Total kenapa tak didukung Airlangga, ini rancu," kata Jerry saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (12/9/2020).
Lihat Juga :