Demokrat Kritik Mahfud MD yang Pertimbangkan Pelonggaran PSBB

Senin, 04 Mei 2020 - 11:07 WIB
Kata Irwan, lihat saja aturan PSBB dan turunannya oleh pemerintah semuanya tidak jelas dan multi tafsir. Pemerintah sangat terlihat lebih mementingkan ekonomi dan penyelamatan kekuasaan dibanding menyelamatkan rakyat Indonesia.

(Baca juga: Pemberian Kartu Prakerja Bisa Dilakukan Sistem Kuota)

Menurut Anggota Komisi V DPR itu, pikiran Mahfud yang menyebut bahwa masyarakat tertekan karena PSBB itu keliru. Fakta di lapangan, PSBB ini sangat longgar dan tidak tegas, sehingga masih banyak kasus baru ditemukan secara nasional dan masih banyak juga pasien positif yang meninggal dunia. Itu semua karena masyarakat masih bebas beraktivitas dan berkumpul di kerumunan.

"Seharusnya pemerintah malah memperketat PSBB dengan aturan dibawahnya karena regulasi PSBB tidak ada sanksi tegas, bersifat himbauan sehingga tidak efektif. Jikapun ada masyarakat yang stres bukan karena PSBB tetapi karena biaya hidupnya selama dibatasi tidak dijamin oleh negara," tukas Irwan.

Legislator asal Kalimantan Timur ini menegaskan, tidak ada masyarakat yang ingin terjangkit Covid-19 apalagi, ingin meninggal karena penyakit ini. Semua masyarakat pasti ingin ikut anjuran pemerintah tetapi masalahnya ada di pemerintah pusat yang hanya peduli pada penyelamatan ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!