Ferry Irwandi: Jangan Lupa Banyak Korban Sebelum Bicara Dalang Kerusuhan
Kamis, 04 September 2025 - 08:47 WIB
Ferry menuturkan sebelum teori mengenai dalang dibicarakan lebih jauh, ada hal yang jauh lebih mendasar. “Saya cuma mau mengingatkan bapak-ibu semua, ada yang mati. Ada yang mati. Dan lukanya tidak pernah hilang,” tuturnya.
Korban jiwa dalam peristiwa tersebut meninggal dunia karena dua faktor utama. “Mereka meninggal karena dua hal. Satu, aparat. Kedua, massa gelap,” katanya.
Dia menyatakan untuk mencari dalang kerusuhan sebenarnya dapat dilakukan dengan mudah jika aparat serius memanfaatkan teknologi analisis data dan jejak digital di media sosial.
Atas kericuhan tersebut, menurut Ferry, metode data analytics, scraping, hingga open source intelligence (OSINT) dapat menjadi pintu masuk untuk melacak sumber awal penyebaran isu yang memicu aksi massa anarkistis.
“Dalam hitungan menit kita bisa tahu dari mana isu 25 Agustus itu muncul, siapa yang menggunakan hashtag bubarkan DPR, afiliasi mereka apa, siapa yang mereka dukung, dan siapa yang mereka serang. Simpel kok,” ujarnya.
Korban jiwa dalam peristiwa tersebut meninggal dunia karena dua faktor utama. “Mereka meninggal karena dua hal. Satu, aparat. Kedua, massa gelap,” katanya.
Dia menyatakan untuk mencari dalang kerusuhan sebenarnya dapat dilakukan dengan mudah jika aparat serius memanfaatkan teknologi analisis data dan jejak digital di media sosial.
Atas kericuhan tersebut, menurut Ferry, metode data analytics, scraping, hingga open source intelligence (OSINT) dapat menjadi pintu masuk untuk melacak sumber awal penyebaran isu yang memicu aksi massa anarkistis.
“Dalam hitungan menit kita bisa tahu dari mana isu 25 Agustus itu muncul, siapa yang menggunakan hashtag bubarkan DPR, afiliasi mereka apa, siapa yang mereka dukung, dan siapa yang mereka serang. Simpel kok,” ujarnya.
Lihat Juga :