Mukernas Perdosni: Tantangan Akses dan Upaya Meningkatkan Layanan Neurologi
Senin, 25 Agustus 2025 - 09:49 WIB
Ali menekankan, angka stroke bisa diturunkan untuk mengurangi beban BPJS Kesehatan dengan langkah preventif promotif. “Itu bisa dilakukan skrining. Contoh, untuk stroke antara lain sering hipertensi atau diabetes melitus. Itu setiap saat bisa skrining di mobile JKN. Itu sudah ada, bisa dilakukan kapan saja tidak harus nunggu ulang tahun. Masyarakat masih kurang tahu info ini,” tandasnya. Baca juga: Kemenkes Selidiki Kasus Kematian Balita di Sukabumi Akibat Cacingan
Sementara itu Ketua Pengurus Pusat Perdosni Dodik Tugasworo P berbicara tentang kesehatan otak. Ia mengatakan penyakit degeneratif seperti stroke, demensia, Parkinson, epilepsi diperkirakan akan booming. “Karena orang Indonesia usianya makin lama makin meningkat, jadi penyakit degeneratif akan booming,” ujarnya.
Agar jangan sampai stroke, Perdosni telah menyiapkan panduan program pencegahan hingga pengobatan (kuratif). Untuk mendeteksi demensia, Perdosni juga telah menyiapkan tools dan menyebarkannya ke Posbindu, pusat pelayanan di masyarakat. Tujuannya agar masyarakat tahu deteksi dini masalah ini dan cara pencegahannya.
Yang perlu ditingkatkan saat ini adalah sosialisasi dengan masyarakat. “Kalau masyarakat sudah tahu nanti anggapan usia lanjut pasti pikun akan hilang, karena tua tidak identik dengan pikun atau stroke. Poinnya adalah hidup harus ditata sejak dini,” tuturnya.
Sementara itu Ketua Pengurus Pusat Perdosni Dodik Tugasworo P berbicara tentang kesehatan otak. Ia mengatakan penyakit degeneratif seperti stroke, demensia, Parkinson, epilepsi diperkirakan akan booming. “Karena orang Indonesia usianya makin lama makin meningkat, jadi penyakit degeneratif akan booming,” ujarnya.
Agar jangan sampai stroke, Perdosni telah menyiapkan panduan program pencegahan hingga pengobatan (kuratif). Untuk mendeteksi demensia, Perdosni juga telah menyiapkan tools dan menyebarkannya ke Posbindu, pusat pelayanan di masyarakat. Tujuannya agar masyarakat tahu deteksi dini masalah ini dan cara pencegahannya.
Yang perlu ditingkatkan saat ini adalah sosialisasi dengan masyarakat. “Kalau masyarakat sudah tahu nanti anggapan usia lanjut pasti pikun akan hilang, karena tua tidak identik dengan pikun atau stroke. Poinnya adalah hidup harus ditata sejak dini,” tuturnya.
(poe)
Lihat Juga :