KPK Ungkap Ada Rapat Asosiasi Travel dan Kemenag Sepakati Proporsi Haji Reguler-Khusus 50:50
Selasa, 12 Agustus 2025 - 20:52 WIB
Pada intinya, pertemuan itu untuk menegosiasikan jumlah kuota untuk haji khusus. Sebab, jika mengacu pada UU yang ada pembagian kuota haji khusus sebenarnya hanya 8% dari kuota keseluruhan yang ditetapkan. "Makanya mereka berupaya supaya bisa nambah gitu (kuota haji khusus) dari 8% ini," katanya.
Belakangan upaya negosiasi itu juga dibawa ke rapat-rapat bersama Kementerian Agama. Pada akhirnya disepakati proporsi haji reguler dan khusus 50:50.
"Mereka kumpul dulu, mereka rapat-rapat dulu. Dan akhirnya ada keputusan di antara mereka yang rapat ini baik dari Kementerian Agama maupun asosiasi, travel-travel ini akhirnya dibagi dua (proporsi haji reguler-khusus) 50%-50%, seperti ini," ungkap Asep.
Proporsi haji reguler dan khusus ini kemudian dikuatkan melalui Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani Menteri Agama saat itu Yaqut Cholil Qoumas. Kini, KPK tengah mendalami bagaimana munculnya SK tersebut.
"Kita sedang mendalaminya (SK). Apakah ini memang bottom up atau top down? Atau memang dua-dua ketemu di frekuensi yang sama? Dari bawah kepinginnya begitu dan dari atas kepinginnya begitu. Nah ini yang sedang digali," ujar Asep.
Belakangan upaya negosiasi itu juga dibawa ke rapat-rapat bersama Kementerian Agama. Pada akhirnya disepakati proporsi haji reguler dan khusus 50:50.
"Mereka kumpul dulu, mereka rapat-rapat dulu. Dan akhirnya ada keputusan di antara mereka yang rapat ini baik dari Kementerian Agama maupun asosiasi, travel-travel ini akhirnya dibagi dua (proporsi haji reguler-khusus) 50%-50%, seperti ini," ungkap Asep.
Proporsi haji reguler dan khusus ini kemudian dikuatkan melalui Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani Menteri Agama saat itu Yaqut Cholil Qoumas. Kini, KPK tengah mendalami bagaimana munculnya SK tersebut.
"Kita sedang mendalaminya (SK). Apakah ini memang bottom up atau top down? Atau memang dua-dua ketemu di frekuensi yang sama? Dari bawah kepinginnya begitu dan dari atas kepinginnya begitu. Nah ini yang sedang digali," ujar Asep.
(jon)
Lihat Juga :