KPK Ungkap Ada Rapat Asosiasi Travel dan Kemenag Sepakati Proporsi Haji Reguler-Khusus 50:50

Selasa, 12 Agustus 2025 - 20:52 WIB
loading...
KPK Ungkap Ada Rapat...
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyatakan KPK terus mengusut perkara dugaan korupsi penyelenggaraan dan penetapan kuota haji pada tahun 2024. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut perkara dugaan korupsi penyelenggaraan dan penetapan kuota haji pada tahun 2024. KPK menyebut ada rapat yang digelar antara pihak asosiasi travel dan Kementerian Agama yang berujung disepakatinya proporsi haji reguler dan khusus menjadi 50:50.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan rapat itu dilakukan setelah asosiasi travel mengetahui adanya penambahan kuota haji untuk Indonesia sebesar 20.000 calon jamaah haji. Asosiasi yang mewakili travel pun langsung menghubungi Kementerian Agama.

Baca juga: Pendidikan Yaqut Cholil Qoumas, Eks Menag yang Dicegah KPK ke Luar Negeri Terkait Kasus Kuota Haji

"Pertemuan membicarakan kuota tambahan. Nah, mereka ini asosiasi berpikirnya, berpikir ekonomis. Artinya, bagaimana mendapatkan keuntungan besar," ujar Asep, Selasa (12/8/2025).

Pada intinya, pertemuan itu untuk menegosiasikan jumlah kuota untuk haji khusus. Sebab, jika mengacu pada UU yang ada pembagian kuota haji khusus sebenarnya hanya 8% dari kuota keseluruhan yang ditetapkan. "Makanya mereka berupaya supaya bisa nambah gitu (kuota haji khusus) dari 8% ini," katanya.

Belakangan upaya negosiasi itu juga dibawa ke rapat-rapat bersama Kementerian Agama. Pada akhirnya disepakati proporsi haji reguler dan khusus 50:50.

"Mereka kumpul dulu, mereka rapat-rapat dulu. Dan akhirnya ada keputusan di antara mereka yang rapat ini baik dari Kementerian Agama maupun asosiasi, travel-travel ini akhirnya dibagi dua (proporsi haji reguler-khusus) 50%-50%, seperti ini," ungkap Asep.


Proporsi haji reguler dan khusus ini kemudian dikuatkan melalui Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani Menteri Agama saat itu Yaqut Cholil Qoumas. Kini, KPK tengah mendalami bagaimana munculnya SK tersebut.

"Kita sedang mendalaminya (SK). Apakah ini memang bottom up atau top down? Atau memang dua-dua ketemu di frekuensi yang sama? Dari bawah kepinginnya begitu dan dari atas kepinginnya begitu. Nah ini yang sedang digali," ujar Asep.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Geledah Kantor Suhardiman...
KPK Geledah Kantor Suhardiman Amby hingga Rumah Tersangka Kasus Bupati Kuansing
Pimpinan BGN Audiensi...
Pimpinan BGN Audiensi dengan KPK, Budi Prasetyo: Bahas Pencegahan Korupsi
Pimpinan BGN Datangi...
Pimpinan BGN Datangi KPK, Nanik S Deyang: Kerja Sama
Kemenag Siapkan Konten...
Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
Kasus Syah Afandin Jadi...
Kasus Syah Afandin Jadi Alarm, Anggaran Pendidikan Masih Ladang Korupsi
Korupsi Seragam Sekolah...
Korupsi Seragam Sekolah oleh Bupati Langkat Rugikan Orang Tua Murid
KPK Tahan Bupati Kuantan...
KPK Tahan Bupati Kuantan Singingi dalam Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Rekomendasi
Padukan Sport Science...
Padukan Sport Science dan Karakter, Alumni S2 IKESOR FK Unair Tembus Sepak Bola Internasional
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
Berita Terkini
Kortas Tipikor Tetapkan...
Kortas Tipikor Tetapkan Eks Dirut PTPN XI Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Gula Assembagoes
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
KPK Geledah Kantor Suhardiman...
KPK Geledah Kantor Suhardiman Amby hingga Rumah Tersangka Kasus Bupati Kuansing
PM Modi: India Siap...
PM Modi: India Siap Pasok Obat-obatan hingga Benih Gandum ke Indonesia
PNM Buka Lapangan Kerja...
PNM Buka Lapangan Kerja bagi Puluhan Ribu Lulusan SMA-SMK dari Keluarga Prasejahtera
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas RI-India, Prabowo Dukung Pembangunan Pelabuhan di Andaman dan Nikobar
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved