Legislator Golkar Ingatkan Masyarakat Harus Mangayubagyo dalam Program MBG

Jum'at, 25 Juli 2025 - 14:34 WIB
Heru juga menanggapi kasus keracunan yang dialami 8 siswa SMPN 8 Kota Kupang setelah mengonsumsi MBG pada Selasa, 22 Juli 2025. Para siswa mengalami gejala mual, sakit perut, dan diare, usai menyantap menu MBG yang terdiri dari lauk rendah, sayur kacang panjang campur wortel, dan pisang.

Akibat kejadian ini, kegiatan belajar sempat dihentikan sementara. Merespons hal tersebut, Heru mendorong agar perumusan menu MBG melibatkan ahli gizi secara aktif.

Baca juga: MBG Dinilai Permudah Akses Kesejahteraan Gizi Masyarakat

“Menu harus disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi berdasarkan usia dan tahap tumbuh kembang anak. Diversifikasi juga penting agar anak tidak bosan dan cakupan gizinya lebih luas,” ujarnya.

Heru juga menekankan pentingnya mengintegrasikan MBG dengan penguatan ekonomi lokal. “Jika bahan pangan MBG dipasok dari petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal, kita bukan hanya menjamin kesegaran bahan, tetapi juga menciptakan efek ekonomi yang langsung terasa di masyarakat sekitar,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!