Sannipata Nusantara Umat Buddha Wujudkan Indonesia Emas 2045
Kamis, 17 Juli 2025 - 15:46 WIB
"Kita berterima kasih jika umat beragama semuanya memberikan kontribusinya terhadap penyelesaian problem-problem dan tantangan-tantangan yang dihadapi bangsa ini. Karena persoalan negara ini tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah. Kita melibatkan juga tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh adat untuk berpartisipasi bersama, membicarakan masa depan bangsa yang sangat rumit ini," ujar Menag dikutip Kamis (17/7/2025).
Baca juga: Arkeolog Temukan Kuil Kuno Buddha di China Utara
Menurut Menag, kehadiran tokoh umat Buddha di acara ini bukan hanya memberikan doa, tapi memberikan pembacaan secara rasional, emosional, dalam rangka menciptakan Indonesia maju, terutama pada pada masa-masa menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045.
"Jadi, mari kita menyelesaikan persoalan secara musyawarah, melalui Sannipata. Jangan menyelesaikan sendiri persoalannya, nanti subjektivitas dan emosionalnya itu mendominasi dirinya sendiri. Kalau kita punya problem, kita salurkan penyelesaiannya melalui jalur-jalur hukum yang telah disiapkan oleh pemerintah," pintanya.
Pemerintah akan memberikan fasilitas terhadap umat beragama dalam rangka mencetuskan pikiran-pikiran luhur dan doa-doan yang tulus untuk negara dan bangsa, tandasnya.
Sementara Dirjen Bimas Buddha Supriyadi mengatakan, penyelenggaraan Sannipata Nusantara 2025 merupakan bagian integral dari rangkaian Vesakha Sananda 2569 BE/Tahun 2025, yaitu sebulan pendalaman Dhamma dalam menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak.
Baca juga: Arkeolog Temukan Kuil Kuno Buddha di China Utara
Menurut Menag, kehadiran tokoh umat Buddha di acara ini bukan hanya memberikan doa, tapi memberikan pembacaan secara rasional, emosional, dalam rangka menciptakan Indonesia maju, terutama pada pada masa-masa menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045.
"Jadi, mari kita menyelesaikan persoalan secara musyawarah, melalui Sannipata. Jangan menyelesaikan sendiri persoalannya, nanti subjektivitas dan emosionalnya itu mendominasi dirinya sendiri. Kalau kita punya problem, kita salurkan penyelesaiannya melalui jalur-jalur hukum yang telah disiapkan oleh pemerintah," pintanya.
Pemerintah akan memberikan fasilitas terhadap umat beragama dalam rangka mencetuskan pikiran-pikiran luhur dan doa-doan yang tulus untuk negara dan bangsa, tandasnya.
Sementara Dirjen Bimas Buddha Supriyadi mengatakan, penyelenggaraan Sannipata Nusantara 2025 merupakan bagian integral dari rangkaian Vesakha Sananda 2569 BE/Tahun 2025, yaitu sebulan pendalaman Dhamma dalam menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak.
Lihat Juga :