Terbongkar! Jokowi Tak Punya Dokumen saat Daftar Pilwalkot Solo dan Pilkada DKI Jakarta
Jum'at, 27 Juni 2025 - 13:07 WIB
Menurut Beathor, Deni Iskandar bukanlah orang sembarangan. Deni memiliki jaringan luas, termasuk akses ke orang-orang yang mampu menyelesaikan berbagai urusan dokumen.
Baca juga: Gugatan Perdata Ijazah Jokowi, KPU Solo Serahkan Jawaban 22 Lembar
“Jadi saya ngejar apakah ada surat Pemerintahan Solo yang ditandatangani Jokowi tanpa ijazah. Saya kejar lagi kalau Drs. dari kampus mana? Kejar, kejar, kejar, ternyata dari Mas Taufik Hidayat yang sekarang juga sedang menggungat Jokowi di Solo, dia menyakinkan Jokowi itu pakai insinyur tapi tidak berbasis kampus,” katanya.
Pembawa acara Lukman Hakim kemudian bertanya kepada Beathor soal insinyur tak berbasis kampus. “Jadi basisnya mana dong kalau begitu?” tanyanya.
“Jadi ditulis aja di depan namanya Insinyur Jokowi. Maka kita selama dia menjadi wali kota tidak pernah melihat dia datang ke kampus mana, datang kemana. Dari situ ada keyakinan bahwa hanya tulisan tangan saja di depan namanya ditulis insinyur,” katanya.
“Jadi saya dapat keyakinan dari Pa Taufik, Taufik dapatkan itu dari Supradi bekas sekdanya itu. Harusnya kalau dia tidak punya titel, polos harusnya ditulis Jokowi Wali Kota. Kita jadi bertanya juga, kok ada pengakuan dia 85 lulus?” katanya.
Beathor juga mengaku mendapat informasi dari temannya di Solo jika berkas Jokowi di KPUD Solo pada 2005 sudah hilang. “Hal ini memperkuat keyakinan kita pada waktu Widodo datang bertemu Tim Jakarta kalimat pertamanya adalah, kami tidak punya dokumen, untuk itu mari dibuat. Itulah pertemuan di Cikini itu,” katanya.
Baca juga: Gugatan Perdata Ijazah Jokowi, KPU Solo Serahkan Jawaban 22 Lembar
“Jadi saya ngejar apakah ada surat Pemerintahan Solo yang ditandatangani Jokowi tanpa ijazah. Saya kejar lagi kalau Drs. dari kampus mana? Kejar, kejar, kejar, ternyata dari Mas Taufik Hidayat yang sekarang juga sedang menggungat Jokowi di Solo, dia menyakinkan Jokowi itu pakai insinyur tapi tidak berbasis kampus,” katanya.
Pembawa acara Lukman Hakim kemudian bertanya kepada Beathor soal insinyur tak berbasis kampus. “Jadi basisnya mana dong kalau begitu?” tanyanya.
“Jadi ditulis aja di depan namanya Insinyur Jokowi. Maka kita selama dia menjadi wali kota tidak pernah melihat dia datang ke kampus mana, datang kemana. Dari situ ada keyakinan bahwa hanya tulisan tangan saja di depan namanya ditulis insinyur,” katanya.
“Jadi saya dapat keyakinan dari Pa Taufik, Taufik dapatkan itu dari Supradi bekas sekdanya itu. Harusnya kalau dia tidak punya titel, polos harusnya ditulis Jokowi Wali Kota. Kita jadi bertanya juga, kok ada pengakuan dia 85 lulus?” katanya.
Beathor juga mengaku mendapat informasi dari temannya di Solo jika berkas Jokowi di KPUD Solo pada 2005 sudah hilang. “Hal ini memperkuat keyakinan kita pada waktu Widodo datang bertemu Tim Jakarta kalimat pertamanya adalah, kami tidak punya dokumen, untuk itu mari dibuat. Itulah pertemuan di Cikini itu,” katanya.
Lihat Juga :