Menag Salurkan Bantuan Rp65 Miliar dalam Program Kita Cinta Papua

Minggu, 06 September 2020 - 17:33 WIB
Menag Fachrul Razi memberikan beasiswa pendidikan saat meluncurkan program Kita Cinta Papua (KCP) di Kota Jayapura, pada 3 September 2020. Foto/Humas Kemenag
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi meluncurkan program Kita Cinta Papua (KCP) di Kota Jayapura, pada 3 September 2020. Dalam peluncuran program tersebut, Menag menyalurkan anggaran Rp65 miliar untuk pembangunan pendidikan di Papua dan Papua Barat.

Peluncuran program KCP ditandai penabuhan alat musik Tifa oleh Menag. Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Pemprov Papua, Kakanwil Kemenag Provinsi Papua, serta Dirjen Bimas Kristen. Hadir juga, staf khusus Menag, Dirjen Bimas Katolik dan Buddha, mantan tokoh Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir, para tokoh agama dan adat se Papua, para rektor, perwakilan Majelis Rakyat Papua, DPR Papua, dan Forkopimda Pemprov Papua. (Baca juga: Bulan Ini Kemenag Cetak 8.200 Penceramah Bersertifikat)



Menag mengaku bangga dengan kerukunan yang terbangun di Papua. Hal itu bahkan sering Menag sampaikan setiap bertemu tamu dan teman dari sejumlah negara. "Setiap teman asing bertanya tentang kerukunan, saya selalu bilang, belajarlah dari Indonesia, negara dengan beraneka ragam budaya dan agama, namun tetap rukun bersatu dalam Indonesia. Bila ingin menelaah lebih jauh tentang kerukunan, datanglah ke Papua, khususnya Papua Barat, provinsi dengan indeks kerukunan tertinggi di Indonesia," ujar Menag di Jakarta, Minggu (6/9/2020). (Baca juga: Kemenag: Bukan Sertifikasi Penceramah tapi Penceramah Bersertifikat)

Menurut Menag, program Kita Cinta Papua bertujuan lebih memacu kuantitas dan kualitas sumber daya manusia Papua, di bidang agama dan pendidikan melalui jalur keagamaan. Untuk itu, Menag menyerahkan bantuan berupa beasiswa untuk anak-anak Papua, bantuan untuk pendidikan agama dan keagamaan, serta bantuan untuk lembaga keagamaan. Total nilai bantuan yang diberikan adalah Rp65 miliar untuk Papua dan Papua Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!