Kisah Mengerikan Prajurit Kopassus Tak Berdaya Ditembaki Tropas saat Terjun dari Pesawat di Timtim

Selasa, 11 Maret 2025 - 06:58 WIB
Koptu Sugeng yang melihat langsung berusaha menyelamatkan dengan menarik tubuh Mayor Inf. Atang. Namun nahas, tembakan musuh mengenai leher hingga tembus ke kepala.

”Data intelijen yang diperoleh Indonesia mengenai Tropas tidak akurat terutama mengenai kemampuan tempur dan motivasi tempur mereka. Tropas tentara yang dilatih sesuai dengan standar NATO dan sejumlah tentaranya sudah berpengalaman perang di Mozambique dan Angola. Mereka memiliki kemampuan tempur, menggunakan perlindungan, ruang tembak dan menyusun pertahanan amat baik,” kata Jenderal TNI Purn Luhut Binsar Pandjaitan yang kala itu menjabat sebagai Dantim B dikutip dari buku berjudul “Kopassus untuk Indonesia”

Sejarah Operasi Seroja

Dikutip dari buku biografi Letjen TNI (Purn) Sutiyoso berjudul “Sutiyoso The Field General, Totalitas Prajurit Para Komando” dikutip SindoNews, Selasa (11/3/2025) diceritakan, Operasi Seroja yang digelar pada 7 Desember 1975 ini berawal dari keprihatinan pemerintah Indonesia terhadap situasi politik dan keamanan di Timor Leste yang semakin genting menyusul hengkangnya Portugis dari wilayah tersebut akibat Revolusi Bunga.

Sepeninggal Portugis, konflik bersenjata di antara faksi-faksi yang bertikai yakni Uniao Democratica de Timorense (UDT), kemudian Fretilin, dan Associacao Popular Democratica de Timor (Apodeti) membuat ribuan pengungsi dari Timor Leste membanjiri daerah perbatasan di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meminta perlindungan kepada pemerintah Indonesia.

Konflik bersenjata itu dipicu proklamasi kemerdekaan Timor Timur pada 25 November 1975 oleh para perwira muda tentara beraliran sosial komunis karena adanya Revolusi Bunga Anyelir di Portugal.

Kekhawatiran banyak kalangan termasuk Amerika Serikat terhadap penyebaran paham komunis membuat Indonesia yang baru saja menghadapi pemberontakan bersenjata Partai Komunis Indonesia (PKI) melalui gerakan G30S/PKI khawatir Timtim akan menjadi basis kekuatan untuk menyerang Indonesia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!