Anies Tanggapi #KaburAjaDulu: Cinta Tanah Air Tak Kenal Lokasi, Kontribusi Bisa dari Mana Saja
Selasa, 18 Februari 2025 - 21:06 WIB
"Ini seperti bertepuk sebelah tangan, sudah berusaha untuk mencintai tapi rasanya seperti tidak ada balasan," lanjut Anies.
Anies tak mempermasalahkan dalam proses mencintai negara seketika ingin mengambil langkah untuk berhenti sejenak. Namun perhentian itu bukan sebagai tanda menyerah.
"Maka tidak apa-apa ambil berhenti sejenak bukan berarti menyerah ya, justru dengan memberi napas untuk diri sendiri kita bisa kembali dengan energi yang lebih baik," tuturnya.
Calon Presiden di Pilpres 2024 itu lantas mengatakan bahwa cinta membutuhkan kesabaran, seperti yang dirasakan para generasi 1908 dan 1928. Mereka tak pernah merasakan indahnya kemerdekaan tapi sepanjang hari berjuang memerdekakan bangsa ini.
"Sebagian dari mereka tidak sempat, tidak pernah melihat Indonesia merdeka, tapi mereka tetap bergerak maju meski dianggap pada masa itu mimpi, mimpi tinggi, mimpi di siang bolong, dan perjuangan mereka itu seperti marathon dan estafet yang dijadikan satu bergantian tapi tetap melangkah ke depan," tuturnya.
Baca juga: Ramai #KaburAjaDulu dari RI, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding Singgung Cinta Tanah Air
Anies tak mempermasalahkan dalam proses mencintai negara seketika ingin mengambil langkah untuk berhenti sejenak. Namun perhentian itu bukan sebagai tanda menyerah.
"Maka tidak apa-apa ambil berhenti sejenak bukan berarti menyerah ya, justru dengan memberi napas untuk diri sendiri kita bisa kembali dengan energi yang lebih baik," tuturnya.
Calon Presiden di Pilpres 2024 itu lantas mengatakan bahwa cinta membutuhkan kesabaran, seperti yang dirasakan para generasi 1908 dan 1928. Mereka tak pernah merasakan indahnya kemerdekaan tapi sepanjang hari berjuang memerdekakan bangsa ini.
"Sebagian dari mereka tidak sempat, tidak pernah melihat Indonesia merdeka, tapi mereka tetap bergerak maju meski dianggap pada masa itu mimpi, mimpi tinggi, mimpi di siang bolong, dan perjuangan mereka itu seperti marathon dan estafet yang dijadikan satu bergantian tapi tetap melangkah ke depan," tuturnya.
Baca juga: Ramai #KaburAjaDulu dari RI, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding Singgung Cinta Tanah Air
Lihat Juga :