Sejumlah Saran agar Pemerintah Mampu Tekan Penyebaran Corona

Kamis, 03 September 2020 - 09:00 WIB
"Intinya jelas menengah bawah mengalami penurunan daya beli. Yang kelas atas paranoid, tidak berani belanja. Takut penularan," ucap Hariyadi saat dihubungi SINDOnews, Rabu (2/9/2020) malam.

(Baca juga: Teguhkan Kemandirian dengan Vaksin Merah Putih)

Dengan kondisi seperti ini, dia meminta pemerintah mengendalikan penyebaran virus Sars Cov-II. Paling tidak, menekan tingkat kematian. Lalu, untuk membangkitkan perekonomian itu harus dengan cash transfer atau bantuan langsung tunai (BLT). Sebab, 60% ekonomi Indonesia ditopang oleh konsumsi rumah tangga.

"Upaya menstimulus secara masif untuk mendorong masyarakat tetap memiliki daya beli. Kenapa enggak keras? Stimulusnya belum efektif dirasakan oleh masyarakat secara luas. Kemarin itu bantuan berupa bansos bukan uang. Yang menikmati itu ya yang jualan bahan pokok gitu bukan masyarakat langsung," ucapnya.

Namun, Haryadi mengkritik adanya syarat pembayaran BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni sebagai syarat mendapatkan BLT pekerja. Masalahnya, kondisi perusahaan sedang tidak baik karena dihantam pandemi Covid-19. "Itu aneh. Jangan bikin persyaratan yang enggak-enggak. Selama si pekerjanya terdaftar di BPJS (Ketenagakerjaan) ya udah kasihin," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!