Kemenhut dan WWF Indonesia Kembali Jalin Kerja Sama Konservasi Satwa Langka

Kamis, 06 Februari 2025 - 17:33 WIB
Salah satu fokus utama WWF Indonesia dalam kerja sama ini adalah pembangunan sanctuary gajah di Aceh. Aditya menegaskan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan unit pelaksana teknis (UPT) terkait untuk menyusun rencana aksi.

"Salah satu prioritas utama kami adalah pengembangan sanctuary gajah di Aceh seluas 20.000 hektare sesuai instruksi Presiden. Kami juga akan menyusun action plan dengan 15 UPT terkait dalam waktu 24 bulan sesuai dengan MoU," tambahnya.

Kerja sama antara Kemenhut dan WWF Indonesia ini mencakup berbagai program strategis selama lima tahun ke depan, antara lain perlindungan dan pengamanan kawasan melalui kegiatan patroli dan penjagaan; pemulihan ekosistem dengan rehabilitasi dan restorasi; pengawetan flora dan fauna, termasuk penelitian, inventarisasi, monitoring, dan penanganan konflik satwa liar; dan pengembangan wisata alam dan jasa lingkungan melalui promosi ekowisata.

Program ini akan dilaksanakan di 15 UPT Ditjen KSDAE yang mencakup wilayah Sumatera Utara, Riau, Papua, Papua Barat, Aceh, Sumatera Barat, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Ujung Kulon, Sebangau, Wakatobi, dan Komodo.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya alam di Indonesia dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kelestarian lingkungan.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!