Pantau Aroma Radikalisme PNS, Menpanrb Luncurkan ASN No Radikal

Rabu, 02 September 2020 - 15:41 WIB
“Dan ini diharapkan akan memudahkan untuk mengontrol dan memonitor sehingga masalah radikalisme akan bisa cepat selesai,” ujarnya.

(Baca: Antisipasi Ideologi Berbahaya, BNPT Dialog dengan Tokoh Agama)

Tjahjo menyebut untuk penanganan radikalisme pihaknya sudah melakukan MoU dengan 11 kementerian/lembaga. Namun masih dinilai kurang efektif.

“Sekarang ini kita ingin coba dengan aplikasi ini. Sehingga teman-teman kepala daerah, para sekda, BKD untuk proses eselon II juga hati-hati,” pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!