Home Bratang, Ciptakan Generasi Tangguh dan Saleh di Tengah Keterbatasan

Jum'at, 27 September 2024 - 09:29 WIB
"Anak jadi menyampaikan sesuatu itu, mereka mau bicara, bisa mengungkapkan apa yang dia rasakan di rumah," tambahnya.

Di tengah kondisi ini, diungkapkan Nikmatul, pihaknya hadir memberikan penjelasan dan pencerahan.

"Kami juga enggak menggurui mereka, kami lebih banyak mendengarkan dan maunya anak seperti apa. dan alhamdulillah orang tuanya pun bisa menerima. akhirnya diserahkan kepada Lembaga ini," tuturnya.

"Jadi orang tuanya pun saya minta agar bisa memberikan ketauladanan kepada anaknya, menjadi contoh yang baik kepada anaknya," sambungnya.

Di sisi lain diakui Nikmatul, pihaknya sangat berterima kasih atas kontribusi dan bantuan yang diberikan HI.

"Pendampingan ini semuanya, Human Initiative luar biasa, pendampingan mulai dari kegiatan kita, dari PHBI, kegiatan apa pun, itu terus dibantu oleh HI, termasuk guru-gurunya di support kafalahnya (honor)," tuturnya.

"Anak-anak juga di-support oleh HI berupa beasiswa 200 ribu per siswa untuk per bulan. Ini juga menjadikan anak-anak termotivasi untuk berkompetisi menjadi yang terbaik di sini," ungkapnya.

Sementara, walaupun tidak bermukim, anak-anak Home Bratang mampu membuktikan kemampuannya. 29 anak berhasil menghafal lebih dari 1 juz. Bahkan yang paling banyak adalah 14 Juz.

"Para pengajar berfokus pada kegiatan tidak hanya pendidikan saja tetapi sekaligus menjadi teman bagi anak-anak, harapannya agar kita di Home Jatim bisa mengarahkan anak pada potensinya," tutupnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!