Bukan Usung Capres, Ini yang Menjadi Konsentrasi Gerakan KAMI

Kamis, 27 Agustus 2020 - 15:13 WIB
Ditambah lagi, lanjut dia, rakyat kini menanggung beban lebih berat karena harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak kunjung turun. "Ekonomi semakin nyungsep nih, dari target 5,2% sekarang berapa? Itu concern kita, BPJS naik, banyak hal, kesejahteraan rakyat," kata dia.

(Baca: Disebut Hendak Nyapres di 2024, Gatot Nurmantyo Bilang Begini)

Dalam konteks pilpres, Yani mendesak DPR dan pemerintah untuk menghapus ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold. "Pandangan KAMI secara moral, KAMI mendesak betul agar DPR dan pemerintah menghapuskan presidential threshold, kenapa? Karena kalau enggak kita terbelah lagi, calonnya masa dua saja," ujar Yani.

Yani berharap partai politik tidak mencalonkan orang lain atau kader partai lain, melainkan mengajukan kader-kader sendiri. Jika banyak calon presiden, kata dia, rakyat punya banyak pilihan. "Itu kalau dalam konteks Pilpres, sedangkan KAMI tidak dalam konteks Pilpres. KAMI berbicara konteks saat ini," ujarnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!