Picu Angka Kematian, Lawan Stigma Negatif Pada Pasien Covid-19
Sabtu, 02 Mei 2020 - 07:25 WIB
Dia mencontohkan kasus perawat yang distigmakan dan mendapatkan perlakuan tidak patut di lingkungannya kemudian terpapar Covid-19 dan meninggal dunia, bahkan dalam proses pemakamannya pun masih mendapat penolakan. “Tentu sikap ini harus kita lawan. Ini akan menimbulkan dampak kesehatan jiwa pada komunitas masyarakat itu sendiri,” ucapnya.
Fidiansjah terus mengajak masyarakat untuk memberikan apresiasi pada tenaga kesehatan atau pada orang-orang yang turut memberikan dukungan dalam penanganan Covid-19. Apresiasi yang dimaksud bukanlah hal yang muluk-muluk, tapi memberikan perhatian dan penghargaan itu sudah cukup. “Mari beri apresiasi ketika ada segelintir masyarakat yang memberikan dukungan terhadap persoalan Covid-19. Segera kita berikan perhatian, dukungan dengan ucapan terima kasih Anda telah berikan pertolongan, dan sebagainya,” dorongnya.
Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, hingga kemarin pukul 12.00 jumlah pasien positif korona terus bertambah. Jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya jumlah pasien positif Covid-19 bertambah 443 orang menjadi 10.551 orang. “Pada data hari ini penambahan pasien terkonfirmasi positif ada 433 orang sehingga menjadi 10.551,” ujarnya.
Yuri membeberkan, jumlah pasien sembuh juga terus bertambah. “Pasien sembuh 69 orang sehingga menjadi 1.591 pasien, meninggal bertambah delapan orang sehingga menjadi 800 orang,” katanya.
Pasien positif Covid-19 tersebut tersebar di 318 kabupaten/kota di seluruh provinsi di Indonesia. DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah pasien positif tertinggi. "Ada 34 provinsi terdampak Covid-19 dengan pasien tersebar di 318 kabupaten/kota," tuturnya. (Baca: Kasus Warga Tolak jenazah Pasien Corona, Ini Analisa Ahli Komunikasi)
Fidiansjah terus mengajak masyarakat untuk memberikan apresiasi pada tenaga kesehatan atau pada orang-orang yang turut memberikan dukungan dalam penanganan Covid-19. Apresiasi yang dimaksud bukanlah hal yang muluk-muluk, tapi memberikan perhatian dan penghargaan itu sudah cukup. “Mari beri apresiasi ketika ada segelintir masyarakat yang memberikan dukungan terhadap persoalan Covid-19. Segera kita berikan perhatian, dukungan dengan ucapan terima kasih Anda telah berikan pertolongan, dan sebagainya,” dorongnya.
Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, hingga kemarin pukul 12.00 jumlah pasien positif korona terus bertambah. Jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya jumlah pasien positif Covid-19 bertambah 443 orang menjadi 10.551 orang. “Pada data hari ini penambahan pasien terkonfirmasi positif ada 433 orang sehingga menjadi 10.551,” ujarnya.
Yuri membeberkan, jumlah pasien sembuh juga terus bertambah. “Pasien sembuh 69 orang sehingga menjadi 1.591 pasien, meninggal bertambah delapan orang sehingga menjadi 800 orang,” katanya.
Pasien positif Covid-19 tersebut tersebar di 318 kabupaten/kota di seluruh provinsi di Indonesia. DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah pasien positif tertinggi. "Ada 34 provinsi terdampak Covid-19 dengan pasien tersebar di 318 kabupaten/kota," tuturnya. (Baca: Kasus Warga Tolak jenazah Pasien Corona, Ini Analisa Ahli Komunikasi)
Lihat Juga :