Tinjau Pengolahan Timah, Waka BRIN Percepat Teknologi Ekstraksi Logam Tanah Jarang
Jum'at, 19 Juli 2024 - 20:46 WIB
Selama ini, mineral utama hasil tambang adalah pasir timah yang telah banyak dimanfaatkan, sementara MIT ekonomis belum optimal diolah karena keterbatasan teknologi. Bahkan beberapa tahun yang lalu MIT masih diperlakukan sebagai limbah oleh sebagian perusahaan. Akibatnya, lahan bekas tambang sulit diolah kembali. Ditengarai salah satu sebabnya karena dampak limbah tersebut.
"Sejak awal 2000-an beberapa MIT sudah diolah, seperti rutil, zircon, monasit, silicon, dan lain-lain, dengan berbagai ragam pemanfaatan pada bidang metalurgi, manufaktur, keramik, dan sebagainya," katanya.
Pengolahan MIT di dalam negeri juga ditujukan untuk mengurangi impor dari beberapa negara tertentu. Khusus monasit sampai saat ini masih belum optimal pengolahannya untuk bisa dimanfaatkan lagi.Prof. Amarulla Octavian mendorong Tim Periset BRIN mempercepat teknologi BRIN guna melakukan ekstraksi monasit, utamanya 3 mineral logam, seperti phospat, uranium-thorium, dan Logam Tanah Jarang (LTJ).
Baca juga: Waka BRIN Tinjau Inovasi Multipurposes Decommissioning and Salvage Vessel
Riset BRIN diarahkan untuk memanfaatkan teknologi ekstraksi phospat dari monasit yang nantinya digunakan dalam produksi pupuk, uranium-thorium untuk produksi bahan bakar nuklir (foto X-ray kesehatan, energi listrik, dan lain-lain), serta LTJ untuk produksi baterai mobil listrik, semiconductor, permanent magnet, dan sebagainya.
"Sejak awal 2000-an beberapa MIT sudah diolah, seperti rutil, zircon, monasit, silicon, dan lain-lain, dengan berbagai ragam pemanfaatan pada bidang metalurgi, manufaktur, keramik, dan sebagainya," katanya.
Pengolahan MIT di dalam negeri juga ditujukan untuk mengurangi impor dari beberapa negara tertentu. Khusus monasit sampai saat ini masih belum optimal pengolahannya untuk bisa dimanfaatkan lagi.Prof. Amarulla Octavian mendorong Tim Periset BRIN mempercepat teknologi BRIN guna melakukan ekstraksi monasit, utamanya 3 mineral logam, seperti phospat, uranium-thorium, dan Logam Tanah Jarang (LTJ).
Baca juga: Waka BRIN Tinjau Inovasi Multipurposes Decommissioning and Salvage Vessel
Riset BRIN diarahkan untuk memanfaatkan teknologi ekstraksi phospat dari monasit yang nantinya digunakan dalam produksi pupuk, uranium-thorium untuk produksi bahan bakar nuklir (foto X-ray kesehatan, energi listrik, dan lain-lain), serta LTJ untuk produksi baterai mobil listrik, semiconductor, permanent magnet, dan sebagainya.
Lihat Juga :