Alasan Investasi di Balik Rencana Kedatangan TKA China Tidak Bisa Diterima

Jum'at, 01 Mei 2020 - 12:20 WIB
GIAD menyerukan tiga tuntutan terkait rencana kedatangan TKA dan penangan Covid-19. Pertama, pemerintah menghentikan izin untuk mendatangkan TKA. Ini sejalan dengan kebijakan penutupan masuknya warga negara asing ke Indonesia.

"Pemerintah lebih baik memprioritaskan penanganan pengangguran dan kemiskinan di dalam negeri. Kedua, pemerintah fokus pada penanganan dampak Covid-19, baik kesehatan, sosial, dan utamanya ekonomi," terang Ray.

Ketiga, saat ini penanganan wabah belum optimal, maka pemerintah sebaiknya tidak membebani pikiran dan perasaan masyarakat ke arah yang negatif. Menurut GIAD, berbagai kebijakan berpotensi menambah beban pikiran masyarakat, seperti pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja dan pendanaan kursus Prakerja yang menghabiskan Rp5,6 triliun. (Baca juga: Dukung Program Kartu Prakerja, Hetifah Beri Sejumlah Catatan Ini ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!